Milan - Derby della Madonnina akhir pekan ini bukan cuma mempertaruhkan gengsi, tetapi bisa jadi juga titel Scudetto. Krusialnya laga itu bikin Robinho ingin merayakannya dengan indah jika ia nanti bikin gol penentu.
Sampai dengan giornata 30 Seri A, AC Milan masih memuncaki klasemen dengan keunggulan dua poin dari Inter yang berada tepat di bawahnya. Pada giornata ke-31, keduanya akan berhadapan dengan Milan bertindak sebagai tuan rumah.
Memang, laga itu mungkin belum akan jadi penentu kampiun Seri A. Namun, tiga poin penting berbalut rivalitas antar dua tim satu kota niscaya bikkin laga berjalan sengit.
Untuk laga itu, Rossoneri salah satunya akan mengandalkan Robinho guna mejebol gawang Nerazzurri, terlebih lagi karena Zlatan Ibrahimovic belum bisa tampil. Robinho sendiri siap menjawab kepercayaan tersebut.
"Jika aku bikin gol penentu, aku nanti akan menari samba," janji si penyerang Brasil seperti dikutip Football Italia.
Dengan 10 gol, Robinho saat ini menjadi penyerang tersubur ketiga Milan di Seri A setelah Ibrahimovic dan Alexandre Pato. Tetapi ia belum mampu menyumbang gol pada bulan Maret ini. Iming-iming itu kian menambah semangat Robinho menjebol gawan Inter nanti.
"Ini adalah momen krusial di mana kami tidak bolah bikin kesalahan. Kami harus menang karena hanya itulah satu-satunya cara agar kami bisa terus mengejar Scudetto," seru Robinho.
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Kamis, Maret 31, 2011
Jelang Derby Milan - Janji Bersamba dari Robinho
Rabu, Januari 12, 2011
Indosiar Resmi Tayangkan Liga Italia Seri A
Jakarta - Indosiar membenarkan pihaknya akan menayangkan siaran langsung Liga Italia Seri A mulai akhir pekan ini. Rencananya, mereka akan menyiarkan tiga pertandingan di tiap pekan.
"Ya benar. Kita mulai tanggal 15, 16, 17 Januari 2011 akan menayangkan Liga Italia. Tayangan ini untuk melengkapi Liga Primer Indonesia yang sudah lebih dahulu kita tayangkan," terang Humas Indosiar, Gufroni Syakaril, saat dikonfirmasi detikSport lewat sambungan telepon, Rabu (12/1/2011) malam.
"Seperti kita ketahui, Indosiar di tahun 2011 akan menayangkan beberapa tayangan unggulan. Selain sinetron, juga ada sepakbola. Kami memilih Liga Italia sebagai salah satu kompetisi ternama yang berjalan ketat dan banyak bintang," sambung Gufroni.
Untuk nilai kontrak, Gufroni belum tahu persis dan akan mengkonfirmasinya lebih lanjut. Namun ia memastikan bahwa Indosiar akan menyiarkan tiga pertandingan Seri A tiap pekannya.
Sementara terkait durasi kontrak, Indosiar mengaku untuk sementara baru membeli hak siar hingga akhir musim ini.
"Kita mencanangkan tahun 2011 sebagai tahun sinetron dan sepakbola. Kita ingin memberikan tayangan sepakbola ke penonton tanah air lewat siaran langsung Liga Primer Indonesia dan Liga Italia," imbuh Gufroni.
Tiga laga Seri A yang akan ditayangkan oleh Indosiar di akhir pekan ini kemungkinan besar adalah Napoli vs Fiorentina di hari Sabtu (15/1/2011) pukul 23.45 WIB, Inter Milan vs Bologna di hari Minggu (16/1/2011) pukul 02.45 WIB dan Lecce vs Milan pada Senin (17/1/2011) pukul 02.45 WIB.
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Selasa, September 21, 2010
Pippo Targetkan Tiga Poin di Olimpico
Milan - AC Milan belum menunjukkan hasil memuaskan di awal musim ini. Namun Filippo Inzaghi punya keyakinan tinggi saat Milan bertandang ke Olimpico, menghadapi tuan rumah Lazio.
Milan memasuki musim baru ini dengan rasa percaya diri setelah mendapatkan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho. Rossoneri pun sempat digadang gadang menjadi favorit Scudetto di musim ini.
Namun perjalanan Milan di awal musim ini tidak begitu mulus karena baru menang sekali dari tiga pertandingan, dan sudah pernah kalah. Terakhir mereka nyaris dipermalukan oleh Catania di depan pendukungnya sendiri, sebelum maksakan hasil seri.
Lini depan Milan yang disegani tidak dapat berbuat banyak saat menghadapi Catania. Beruntung Milan memiliki Inzaghi yang berhasil mencetak gol penyama sehingga masih mendapatkan satu poin di San Siro.
Inzaghi adalah striker veteran Milan namun dia masih mampu membuktikan ketajamannya dan pengalamannya. Rabu ini, Milan akan harus bertandang ke Olimpico guna menghadapi Lazio.
Lazio saat ini dalam rasa percaya diri yang tinggi setelah berhasil mengalahkan tim kuat lainnya, Fiorentina. Namun rasa percaya diri Inzaghi juga tidak kalah setelah berhasil mencetak gol penyelamat bagi Milan.
"Sekarang kami harus dapat menerima hasil kemarin dan melihat ke depan dengan rasa optimistis. Fans kami juga seharusnya optimistis," ungkap Inzaghi dalam situs resmi Milan.
"Rabu ini kami akan mendatangi Lazio, yang baru saja mengalahkan Fiorentina dengan bermain sangat baik. Kami akan datang ke Roma untuk mendapatkan tiga poin dan naik posisi di liga," tukasnya.
Sumber: Detikcom
Selengkapnya...
Jumat, April 09, 2010
Enam Final Menunggu Milan
Milan - Hingga pekan ke-32, kans AC Milan untuk meraih perisai scudetto musim ini masih terbuka. Itulah sebabnya enam pertandingan tersisa bakal diperlakukan seperti layaknya final.
Milan kini berada di peringkat tiga klasemen sementara Seri A, tertinggal tiga poin dari Inter Milan yang duduk di capolista.
Dengan menyisakan enam partai lagi, maka peluang Il Diavolo Rosso untuk menjadi juara Seri A masih terbuka. "Seluruh laga tersisa mulai sekarang (akhir pekan nanti) hingga akhir musim bagaikan final bagi kami," demikian tukas Ronaldinho seperti dikutip dari Football-Italia.
"Kami masih punya kesempatan untuk memenuhi target kami. Kami harus meraih poin sebanyak mungkin dan selanjutnya baru memantau hasil-hasil dari tim lain," lanjut R80.
Sisa lawan Milan adalah Catania, Sampdoria, Palermo, Fiorentina, Genoa, dan Juventus. Di pertemuan sebelumnya, hanya Palermo yang bisa mengatasi pasukan Leonardo kalah.
Meski begitu Milan juga harus mewaspadai penampilan mereka akhir-akhir ini. Sejak awal Maret, tim Merah Hitam tiga kali bermain seri, dan sekali kalah, dan dua kali menang. Bahkan dalam tiga partai berturut-turut, "Setan Merah Italia" gagal menang yakni kala ditahan Napoli 1-1, dikalahkan Parma 0-1, dan diimbangi Lazio 1-1.
Dalam laga akhir pekan kemarin, Milan memang menang 3-2 dari Cagliari. Meski menang, namun allenatore Leonardo mengaku menderita menyaksikan pertandingan tersebut.
"Kami hanya boleh memikirkan tentang bagaimana menyelesaikan tugas kami dan dengan kemampuan kami meraih hasil sebaik-baiknya serta terus menatap ke depan," tutup Ronaldinho.
Ada pun akhir pekan ini (11/4/2010) Milan akan menghadapi Catania.
Sumber: Detikcom
Selengkapnya...
Jumat, April 02, 2010
Milan Jaga Optimisme
Milan - Di antara tiga tim yang tengah berpacu menuju scudetto, AC Milan ada di urutan paling belakang. Tetapi, karena peluang belum benar-benar habis, Rossoneri pun tetap menjaga optimisme.
Milan sesungguhnya masih punya peluang yang relatif besar kalau melihat mereka hanya terpisah tiga poin dari Inter, yang sampai saat ini masih duduk di puncak klasemen. Hanya saja performa Milan belakangan tengah menurun.
Il Diavolo hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Terakhir, pada akhir pekan lalu, mereka ditahan imbang Lazio 1-1.
Akhir pekan ini Milan akan melawat ke markas Cagliari. Pada pertemuan terakhir November silam, pasukan arahan Leonardo ini menang tipis 4-3, bagaimana kali ini? Kalau mau menjaga peluang meraih scudetto, tiga angka tentunya menjadi kewajiban.
"Ketika kami sampai di bulan Mei, maka kami tak akan memiliki penyesalan sama sekali. Sepanjang musim ini kami sudah mematahkan berbagai keraguan, tetapi jelas tujuan kami saat ini adalah tempat pertama," ujar Ignazio Abate di ESPN Star.
"Sekarang musim tengah memasuki masa krusial dan kami harus menghadapi tujuh laga tersisa dengan kemampuan terbaik."
"Kami bisa bersiap menghadapi satu pertandingan dalam satu pekan, yang mana Inter dan Roma tak bisa melakukannya. Kami akan membuat mereka tertekan dan kami akan melihat apa yang akan terjadi," tukasnya.
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Sabtu, Maret 13, 2010
Kekalahan Inter Tak Berarti buat Leo
Jelang Milan vs Chievo
Milan - Kekalahan mengejutkan Inter Milan di tangan Catania membuat persaingan di Seri A kian panas. Namun buat pelatih AC Milan Leonardo, kekalahan Inter tak berarti apa-apa.
Milan, yang defisit empat angka di belakang Inter, adalah pihak yang paling diuntungkan dengan kekalahan Inter. Kans untuk merapat terbuka ketika mereka menjamu Chievo di San Siro, Senin (15/3/2010) dinihari WIB.
"Masih ada 11 pertandingan tersisa sebelum musim berakhir dan kami harus memikirkan diri kami sendiri, tanpa terpengaruh kondisi eksternal," cetus Leonardo di situs resmi Milan.
"Kekalahan Inter tidak akan jadi penentu. Masih ada banyak pertandingan tersisa, tapi memang menyenangkan bisa merapat ke puncak dan membuat liga semakin menarik," papar allenatore berusia 40 tahun itu.
Menjamu Chievo, Milan diperkirakan takkan kesulitan memetik angka penuh. Meski Chievo bukan tim lemah dan Rossoneri sendiri baru tersingkir dari Liga Champions, Leonardo optimistis dengan kans anak asuhnya.
"Ini menyenangkan, apalagi setelah partai seperti di Manchester. Besok (hari ini) kami bisa mengurangi jarak jadi satu. Tapi habis itu masih ada 10 pertandingan dan itu banyak," kata Leo.
"Menghadapi Chievo, kami membutuhkan pengorbanan dari seluruh tim serta kesedian untuk menderita," pungkas pria berpaspor Brasil itu.
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Minggu, Maret 07, 2010
'Kandang Setan' Tak Angker, Milan Bisa Berharap
Jelang MU vs Milan
Milan - Old Trafford jadi penentu nasib AC Milan di Liga Champions musim ini. Di kandang 'Setan Merah' itu, harapan Rossoneri mengejar kemenangan dua gol masih terbuka karena Theater Of Dreams tak terlalu angker.
Kalah 2-3 dalam laga di San Siro membuat Milan dalam posisi di ujung tanduk. Melawat ke Manchester United, Rossoneri tak cukup cuma sekadar memetik kemenangan karena mereka harus menjaga keunggulan paling tidak dengan selisih dua gol.
Misi tersebut jelas sangat sulit, meski bukan berarti tak mungkin. Faktanya, di Liga Champions musim ini The Red Devils tak terlalu perkasa di kandangnya sendiri.
Dari tiga pertandingan fase grup lalu, cuma empat poin berhasil dikumpulkan Rio Ferdinand dkk. MU berhasil menundukkan Wolfsburg dengan 2-1 namun kemudian mendapat perlawanan sengit dari CSKA Moscow dan bermain imbang 3-3. Di laga terakhirnya ,'Setan Merah' menyerah dengan skor 0-1 atas Besiktas, meski saat ini Sir Alex Ferguson menurunkan tim kedua karena sudah memastikan lolos.
Tapi untuk laga di babak 16 besar Fergie jelas bakal lebih hati-hati, meski juga sudah menang di pertemuan pertama. Pria Skotlandia itu bisa jadi cukup santai menghadapi pertemuan dengan Milan karena Nemanja Vidic dipastikan sudah kembali menemani Rio Ferdinand di pusat pertahanan plus Wayne Rooney yang diharapkan pulih dari cedera tepat pada waktunya.
Meski kalah di kandang sendiri, Milan masih menyimpan potensi untuk bisa menang di leg kedua dan lolos ke delapan besar. Soalnya, di Liga Champions musim ini Diavolo Rosso justru tampil lebih ganas jika menjalani laga tandang.
Saat cuma dua kali bermain imbang dan sekali kalah di San Siro pada babak fase grup, anak didik Leonardo justru memetik dua kemenangan dan sekali imbang saat melakukan lawatan. Salah satu sukses terbesar Milan tentu saja kemenangan 3-2 atas Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Usai ditundukkan MU, Milan tampil impresif di Liga Italia dengan meraih tiga kemenangan dan sekali hasil imbang. Kalau bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya, termasuk Alexandre Pato yang terancam absen karena cedera, kans untuk menang jelas masih terbuka, meski harus didapat lewat perjuangan yang tidak akan mudah.
"Sangat luar biasa datang ke Old Traffor dengan misi harus menang besar dan kami harus bermain dengan cara yang kami tahu, di samping Manchester United mempunyai tekanan atas keunggulan yang sudah mereka genggam. Saya pastikan kalau kami akan all out di sana untuk mengejar kemenangan," seru Leonardo usai bermain imbang dengan AS Roma.
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Kamis, Maret 04, 2010
Milan Bidik Scudetto Dari Olimpico
Jelang Roma vs Milan
Milan - AC Milan belum dapat sepenuhnya fokus mengejar Inter Milan selama AS Roma terus menguntit. Laga kontra Il Lupi di akhir pekan ini menjadi pijakan berharga Diavolo Rosso untuk bersaing berdua bersama Nerazzurri.
Milan dan Roma yang kini bersaing ketat di posisi dua dan tiga akan terlibat duel dalam lanjutan Seri A pada Sabtu (6/3/2010) waktu setempat di Olimpico, Roma. Jika tuan rumah menang maka mereka akan menyamai perolehan poin tim tamu di level 54 poin.
Sedangkan bila Milan yang menang, maka tim ini akan berselisih enam angka dari Roma. Jika itu benar-benar terjadi, Mirko Vucinic cs bisa dikesampingkan dari perburuan titel Liga Italia, mengingat sempitnya waktu bagi mereka.
Dan itu yang akan menjadi agenda Milan di laga akhir pekan ini selain untuk mendapat suntikan moral sebelum berlaga melakoni mission imposible melawan Manchester United di ajang Liga Champions empat hari setelahnya.
"Saya mengatakan kepada Julio Baptista (pemain Roma): Kami harus menang di Olimpico. Karena jika kami mendapat tiga poin di sana maka kami dapat memenangi Scudetto," tutur bek Milan, Thiago Silva di Football Italia.
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Senin, Februari 15, 2010
Milan Selalu Menjadi Momok MU
Jelang Milan vs MU
Jakarta - Dalam tiga musim terakhir, Manchester United begitu digdaya jika bertemu wakil-wakil Italia. Namun, lain cerita jika yang dihadapi adalah AC Milan di mana Rossoneri selalu jadi 'batu sandungan' Setan Merah.
Pengundian babak perdelapanfinal yang dilakukan di Nyon Desember lalu, Milan yang datang sebagai runner-up Grup C dihadapkan dengan Juara Grup B MU. Milan akan menjamu MU lebih dulu di San Siro sebelum MU menjadi penjamu di Old Trafford.
Di duel yang mempertemukan dua 'Setan' ini, kualitas punggawa keduanya terhitung seimbang, meski secara kasat mata MU terlihat sedikit di atas lawannya tersebut. Wayne Rooney tengah tajam-tajamnya, Nani dan Antonio Valencia mulai bisa nge-tune dengan skema Sir Alex Ferguson ditambah sudah kembalinya Edwin van Der Sar bakal memperkuat lini pertahanan.
Sedangkan Milan masih didera yang namanya inkonsistensi penampilan. Sempat turun di awal musim, lalu naik lagi di pertengahan sebelum kemenangan 3-2 atas Udinese lalu mengakhiri puasa kemenangan di empat laga terakhirnya.
Jika melihat fakta di atas, MU relatif tak sulit untuk meraih kemenangan dengan rekor tak pernah kalah jika bertemu wakil-wakil Seri A dalam enam pertemuan terakhir sejak 2007.
Di tahun 2008 saat menjadi jawara, MU bertemu AS Roma empat kali, dua kali di fase grup dan dua di perempatfinal. Hasilnya adalah tiga kemenangan dan satu seri.
Dan yang dua terakhir adalah saat mengandaskan tim sekota Milan, Inter, di babak 16 besar musim lalu lewat hasil imbang 0-0 dan menang 2-0. Lain Roma dan Inter, lain pula ketika bertemu Milan, MU malah 'mejem'.
Kedua tim sudah bertemu delapan kali dalam sejarah Piala/Liga Champions dan kesemuanya terjadi fase gugur di mana Milan merebut lima kemenangan dan MU kebagian tiga. Sialnya adalah langkah MU terganjal semua oleh Milan.
Di era millenium ketiga ini, Milan dan MU bertemu dua kali. Yang pertama di babak 16 besar musim 2005, MU kalah 0-1, di kandang mau pun tandang. Dan di musim 2007, MU yang menang 3-2 di kandang malah dibantai 0-3 saat bertandang.
Apakah Milan yang punya rekor sekali kalah di 13 pertemuan dengan wakil Inggris di kandang mampu memperpanjang dominasinya atas 'Pasukan Teater Mimpi' atau MU yang bakal memutus tali rekor buruknya?
Jawabannya bakal tersaji usai 90 menit laga Leg I, Selasa (16/2/2010) atau Rabu dinihari WIB.
Rekor Pertemuan:
Piala Champions (Semifinal) : 8.05.58 Manchester United 2 AC Milan 1
14.05.58 AC Milan 4 Manchester United 0
Piala Champions (Semifinal): 23.04.69 AC Milan 2 Manchester United 0
15.05.69 Manchester United 1 AC Milan 0
Liga Champions (Perdelapanfinal) : 23.02.05 Manchester United 0 AC Milan 1
8.03.05 AC Milan 1 Manchester United 0
Liga Champions (Semifinal): SF 25.04.07 Manchester United 3 AC Milan 2
3.05.07 AC Milan 3 Manchester United 0
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Selasa, Januari 26, 2010
Leonardo Minta Milan Lupakan Inter
Jelang Coppa Italia
Milan - Pelatih AC Milan Leonardo meminta skuadnya melupakan kekalahan atas Inter Milan kemarin. Ia berharap Milan lebih fokus guna menghadapi Udinese di Coppa Italia.
Kekalahan atas Inter saat Derby Della Madoninna memang cukup menyakitkan bagi para pemain Milan. Namun Leonardo meminta skuadnya untuk segera melupakan kekalahan itu dan fokus menghadapi Udinese, Rabu (27/1/2010).
"Tentu saja saya tidak melupakan apa yang terjadi di lapangan. Derby tersebut meninggalkan tanda yang penting. Tapi kami harus memikirkan Udinese di Coppa Italia," ungkap Leonardo seperti dilansir Goal.
"Ini adalah kesempatan untuk bangkit kembali. Kami sudah berbicara banyak mengenai apa yang terjadi saat menghadapi Inter. Sekarang kami akan menghadapi Udinese," ujar allenatore Rossoneri ini.
Meski demikian, Leonardo tetap yakin akan kemampuan skuadnya dan sejauh ini mereka masih berada dalam trek yang benar. "Kami memiliki alasan untuk tetap tenang setelah melakukan banyak hal yang baik ," tukasnya.
"Kami masih berada di peringkat kedua di liga dan kami masih bertarung di Liga Champions dan Coppa Italia, itu sebabnya tujuan masih berlanjut. Masih banyak pertandingan yang kami harus lalui," pungkas Leonardo.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Sabtu, Desember 19, 2009
Partai Fiorentina Lawan Milan Ditunda
Firenze - Dua partai Seri A hari Sabtu (19/12/2009) malam batal digelar. Cuaca buruk dan hujan salju di banyak kota di Italia, yang mengakibatkan pertandingan tidak kondusif, menjadi dasar penundaan dua laga tersebut.
Yang pertama diputuskan tak jadi dimainkan adalah Bologna versus Atalanta di Stadio Renato Dall'Ara, yang seyogyanya kickoff pukul 18.00 waktu setempat. Dua jam kemudian, laga AC Milan di kandang Fiorentina pun dibatalkan.
Jadwal baru Bologna kontra Atalanta sudah dibuat, yakni menjadi Minggu siang jam 13.00 WIB, atau dua jam sebelum delapan pertandingan lain digelar serentak, kecuali Inter melawan Lazio di Giuseppe Meazza, yang skedulnya adalah pukul 20.45 waktu lokal.
Dilaporkan Football Italia, Fiorentina-Milan di Artemio Franchi diundur cukup jauh ke tanggal 27 Januari 2010. Juga beredar kabar, pertandingan Udinese menjamu Cagliari berpotensi ditunda juga, tapi pihak tuan rumah menyiapkan solusi pertandingan tertutup jika dijalankan sesuai jadwal.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Selasa, Desember 08, 2009
Milan Akan Lewati Fase Group Tanpa Euroria
Jelang Zurich vs Milan
Zurich - Meraih lima kemenangan beruntun dan tak terkalahkan sejak akhir Semptember membuat AC Milan diunggulkan atas FC Zurich. Tapi karena sudah kalah di pertemuan pertama, laga pamungkas fase grup akan dilewati Rossoneri tanpa euforia.
Kemenangan 3-0 atas Sampdoria akhir pekan kemarin menjadi yang kelima secara beruntun diraih Milan di Seri A. Setelah terpuruk di awal musim, Rossoneri tampil sangat baik dengan 12 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi yang mereka ikuti.
Andrea Pirlo dkk bisa makin optimistis menantap laga dinihari nanti lantaran mereka punya rekor tandang yang sangat baik setelah sebelumnya menang 2-0 atas Marseille dan mempermalukan Real Madrid 3-2 di Santiago Bernabeu. Di sisi lain, kemenangan sensasional di San Siro justru jadi satu-satunya poin yang bisa didapat Zurich di fase grup sejauh ini.
Tak heran kalau Milan kemudian sangat diunggulkan untuk bisa menang dan mengamankan tiket ke 16 besar. Tapi Leonardo tak mau terjebak dengan semua hasil baik yang sudah didapat timnya dan bertekad tetap memasang kewaspadaan saat datang ke Letzigrund Stadion.
"Ini merupakan skuad yang sangat matang, ada antusiasme tapi bukan euforia. Saya tak khawatir dengan bagaimana tim ini akan bertindak di pertandingan tersebut," ungkap Leonardo di Soccernet.
Duduk di posisi dua klasemen, Milan sesungguhnya tak cuma butuh main imbang untuk bisa lolos. Skenario tersebut bisa terlaksana asal pada pertandingan lain Marseille gagal menang saat menjamu Los Merengues.
Tapi karena menggantung harapan pada tim lain jelas berisiko, Leonardo cuma mau dapat kemenangan.
"Kami harus tetap menjaga konsentrasi dan bermain sepanjang 90 menit. Target kami adalah memenangi pertandingan yang akan memberi kami tiket ke babak selanjutnya. Yang terpenting adalah kami tetap bergantung pada diri kami sendiri," pungkas pria Brasil itu.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Kamis, Desember 03, 2009
Misi Milan Kejar Inter dan Meraih Scudetto
Jelang AC Milan vs Samdoria
Milan - Massimo Ambrosini menyimpan ambisi meraih Scudetto musim ini. Untuk mewujudkannya, Ambrosini bersama AC Milan jelas harus mampu mengatasi lawan-lawan tangguh, contohnya Sampdoria yang menanti di akhir pekan.
Sampdoria yang akan dihadapi Milan di giornata 15 bukan lawan enteng. Untuk indikator pertama tengok saja posisi empat yang mereka tempati saat ini, jelas bukan sebuah capaian remeh mengingat ketatnya persaingan Seri A. Apalagi raihan poin Il Samp hanya terpaut empat angka dari Rossoneri.
Selain itu, telaah juga rekor pertemuan antara Milan dan Sampdoria dua musim terakhir. Dalam periode itu, kedua tim sama-sama kuat dengan masing-masing meraih dua kemenangan dan dua kekalahan. Dengan demikian Sampdoria niscaya takkan mudah ditaklukkan Milan di San Siro, Sabtu (5/12/2009).
Akan tetapi, demi mengejar Inter Milan sang pemuncak klasemen sekaligus memelihara asa jadi juara, tiga poin mutlak jadi bidikan Milan. Kemenangan lawan tim-tim tangguh harus diraih demi memburu Scudetto.
"Itu adalah proyek yang masuk akal, sangat mungkin. Kami sedang menjalani periode positif, tapi kami masih harus berbenah jika ingin mencapai puncak dan menggulingkan Inter, dan semoga Nerazzuri sedikit lengah," tegas Ambrosini di Football Italia.
Inter sendiri akan menghadapi Juventus akhir pekan ini. Jika Inter takluk maka Milan berpeluang memangkas selisihnya kendati mereka juga harus waspada, karena jika tersandung maka Juve yang menguntit dengan selisih satu poin justru bisa menyalip.
"Kami yakin tim masih memiliki potensi yang belum muncul dan kami berpikir untuk bisa memaksimalkannya sehingga kami dapat bersaing setingkat dengan Inter dan Juve," seru Ambrosini.
Pertemuan Terakhir Milan dengan Sampdoria Lima Musim Terakhir:
Italy-Seri-A-2008-2009
Sampdoria vs AC Milan 2:1
AC Milan vs Sampdoria 3:0
Italy-Seri-A-2007-2008
AC Milan vs Sampdoria 1:2
Sampdoria vs AC Milan 0:5
Italy-Seri-A-2006-2007
AC Milan vs Sampdoria 1:0
Sampdoria vs AC Milan 1:1
Italy-Seri-A-2005-2006
AC Milan vs Sampdoria 1:1
Sampdoria vs AC Milan 2:1
Italy-Seri-A-2004-2005
AC Milan vs Sampdoria 1:0
Sampdoria vs AC Milan 0:1
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Senin, November 23, 2009
Ronaldinho Senang Lawan Marseille di San Siro
Jelan Milan vs Marseille
AC Milan sudah bisa berharap penuh pada Ronaldinho saat menghadapi Olympique Marseille. Playmaker Brasil ini pun merasa senang karena akan bermain di depan pendukungnya.
Seiring bangkitnya Milan di Seri A, penampilan Ronaldinho juga semakin membaik. Ia semakin menunjukkan kerja sama yang baik dengan tim saat menjadi bintang bagi Milan saat mengatasi Cagliari 4-3 akhir pekan ini.
Pada pertandingan tersebut Dinho mencetak satu gol dari titik penalti dan juga memberikan assist kepada Alexandre Pato.
"Bagi saya sangat mudah bermain dengan pemain cerdas seperti Marco Borriello dan Alexandre Pato, yang mengerti apa yang saya bisa lakukan untuk mereka di lapangan," kata Dinho seperti dilansir Reuters.
Kini Milan bersiap menghadapi Marseille di Liga Champions, Kamis (26/11/2009) dinihari WIB. Kemenangan atas Marseille di pertandingan ini akan membawa Rossoneri lolos ke babak 16 besar.
Meski Milan tampil di San Siro namun belakangan Milan kesulitan saat bermain di depan pendukungnya. Dalam dua laga terakhir Liga Champions di San Siro, skuad besutan Leonardo ini sekali kalah dan satu kali imbang.
Namun, hal tersebut tidak membuat Dinho khawatir. Pemain kelahiran 21 Maret 1980 itu justru merasa sangat senang bermain di San Siro karena merasa mendapatkan dukungan dari para pendkukungnya.
"Mulai sekarang bermain di San Siro membuat saya semakin bagus. Di sini saya merasa seperti di rumah. Fans mengerti bahwa saya membutuhkan dukungan mereka dan hal itu membuat saya merasa senang."
Prakiraan pemain :
Milan: 1-Dida; 44-Massimo Oddo, 33-Thiago Silva, 13-Alessandro Nesta, 15-Gianluca Zambrotta; 23-Massimo Ambrosini, 10-Clarence Seedorf, 21-Andrea Pirlo; 7-Alexandre Pato, 22-Marco Borriello, 80-Ronaldinho
Marseille: 30-Steve Mandanda; 24-Laurent Bonnart, 21-Souleymane Diawara, 19-Gabriel Heinze, 3-Taye Taiwo; 17-Stephane Mbia (or Edouard Cisse), 7-Benoit Cheyrou, 18-Fabrice Abriel, 8-Lucho Gonzalez; 9-Brandao, 11-Mamadou Niang.
Wasit : Howard Webb (Inggris)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Jumat, November 06, 2009
Milan Target Kalahkan Lazio Untuk Posisi Tiga
Jelang Lazio vs Milan
Milan - Kemenangan atas Parma pekan lalu membawa AC Milan naik ke posisi empat klasemen. Akhir pekan ini Rossoneri bisa kembali naik mendekati puncak klasemen dengan membidik posisi tiga jika bisa mengalahkan Lazio.
Perlahan namun pasti Milan mulai merangsek ke papan atas setelah di awal musim sempat terlempar ke luar posisi 10 besar. Tambahan tiga poin di laga terakhirnya kontra Parma malah mendongkrak posisi Rossoneri ke posisi empat dengan poin 19.
Anak asuh Leonardo kini hanya terpaut dua angka dengan Juventus dan Sampdoria yang berturut ada di urutan dua dan tiga. Statistik itulah yang membuat kubu Milan yakin kalau posisi tiga bakal bisa direbut akhir pekan ini.
Kans Milan untuk menang sesungguhnya tak bisa dibilang mudah lantaran mereka harus melawat ke Lazio, Minggu (8/11/2009) malam WIB. Tapi karena berhasil memetik empat kemenangan dan dua hasil imbang dari enam laga terakhirnya, Milan memandang sangat optimistis laga di Stadion Olympico Roma itu.
Makin membuat Milan pede adalah performa "Tim Biru Langit" yang jauh dari memuaskan. Selain kekalahan telak 1-4 atas Villarreal di Europa League, Lazio tak pernah menang dalam sembilan pertandingan terakhirnya.
"Semangat kami selalu positif. Anda bisa melihat itu pada Alexandre Pato dan Ronaldinho yang ikut membantu pertahanan. Kami harus bisa membaca pertandingan dengan lebih baik lagi untuk bisa tampil dengan penmapilan terbaik selama 90 menit. Kami harus lebih seimbang dan tahu apa yang harus dilakukan sepanjang pertandingan," ungkap Leonardo di Canadianpress.
Kalau Milan begitu optimis bisa naik ke tingkat ke tiga itu juga "terbantu" dengan buruknya penampilan Sampdoria dalam beberapa pekan terakhir.
Sempat meraih empat kemenangan beruntun di awal musim, Il Samp cuma bisa memetik satu kemenangan dalam lima laga terakhir. Padahal, Cagliari yang akan didatangi pada akhir pekan ini justru sedang punya grafik positif dengan meraih tiga kemenangan beruntun.
"Kami sudah memenangi poin penting di kejuaraan ini. Dan kami harus melanjutkannya tanpa menurunkan standar. Fans bisa melihat usaha yang sudah kami lakukan untuk bisa bermain di kondisi terbaik. Kadang Anda membuat salah, tapi kami selalu memberikan yang terbaik," timpal Massimo Oddo.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Senin, November 02, 2009
Menyambut Kedatangan Kaka di San Siro

Jelang Milan vs Madrid
San Siro akan menyambut salah satu pemain terbaik yang pernah dimilikinya saat Kaka bersama Real Madrid menyambangi AC Milan. Usai kalah di Bernabeu, Kaka ditunggu banyak tantangan di mantan rumahnya itu.
Rabu (4/11/2009) dinihari WIB lusa, Milanisti untuk kali pertama akan melihat Kaka bermain di San Siro tidak dalam seragam Merah-Hitam. Mantan pemain terbaik dunia itu justru akan berdiri menghadang Andrea Pirlo cs dengan jersey putih milik Madrid.
Dua pekan lalu lakon serupa memang sudah terjadi. Di Santiago Bernabeu Milan meraih sukses besar setelah memaksa mantan bintangnya itu tertunduk lesu usai dikalahkan 2-3.
Entah bagaimana tanggapan dan reaksi publik San Siro saat Kaka akhirnya pulang nanti. Meski pernah jadi anak emas Rossoneri, Kaka harusnya tahu kalau dia bisa dapat sambutan tak hangat di stadion yang pernah ditinggalinya selama enam tahun itu.
Tantangan yang dihadapi Kaka bisa makin berat jika mengingat Milan kini tengah menjalani fase kebangkitan usai terjerembab di pekan-pekan awal kompetisi. Dalam lima pertandingan terakhirnya Diavolo Rosso sukses mengumpulkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Dan yang terpenting dari seluruh hasil tersebut adalah bangkitnya kepercayaan diri Gennaro Gattuso dkk.
"Pertandingan dengan Real adalah laga yang akan Anda siapkan dengan khusus. Kami harap kami bisa mempertahankan level tinggi yang kami miliki," ungkap Leonardo usai kemenangan atas Parma seperti diberitakan Yahoosport.
Milan juga punya rekor kandang yang sangat baik atas Madrid dengan meraih hasil 100% dari lima laga. Kemenangan terakhir Milan adalah menundukkan Merengues dengan skor 1-0 di fase grup kedua pada November 2002.
Tapi Milan juga punya cacat karena di dua laga kandang terakhirnya pada ajang Liga Champions selalu menelan kekalahan. Selain saat dipermalukan FC Zurich 0-1, Milan juga tumbang 0-2 atas Arsenal di babak 16 besar musim lalu.
Saat Milan membawa pulang kemenangan 3-2 atas Madrid dua pekan lalu, Kaka dianggap tampil di bawah level terbaiknya. Dengan Cristiano Ronaldo diragukan bakal merumput, tengah pekan ini dia ditunggu tantangan yang jauh lebih besar saat dijadikan tumpuan oleh Les Merengues dalam laga yang digelar di stadion tempat dia pernah sangat dipuja.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Rabu, Oktober 28, 2009
Milan Berharap Lanjutkan Tren Positif
Jelang Napoli vs Milan
Melawat ke Napoli, AC Milan mendapat suntikan moral dari kemenangan beruntun di tiga pertandingan terakhirnya. Mereka pun ditantang untuk dapat melanjutkan tren positif tersebut. Bisa, Rossoneri?
Liga Italia di tengah pekan ini akan menyajikan sejumlah partai salah satunya Napoli versus Milan di San Paolo, Rabu (28/10/2009) malam waktu setempat. Il Diavolo Rosso jelas memerlukan poin penuh di laga itu guna mendongkrak posisinya ke papan atas.
Milan saat ini berada di posisi enam dengan koleksi 15 poin, tertinggal tujuh angka dari Inter Milan yang berada di tempat teratas. Massimo Ambrossini dkk memang bermain angin-anginan di sejumlah laga di awal musim.
Namun kini grafik penampilan Milan sedang naik. Usai membekuk AS Roma 1-2, tim ini mempecundangi Real Madrid 3-2 di ajang Liga Champions dan di akhir pekan lalu mereka menjungkalkan Chievo 1-2.
Namun ada catatan menarik dari tiga kemenangan beruntun Milan tersebut. 'Merah-Hitam' meraihnya dengan cara dramatis di mana mereka selalu tertinggal lebih dahulu.
Dan pada dinihari nanti Napoli yang akan didukung penuh oleh pendukungnya akan menjadi ujian Milan selanjutnya. Pelatih Leonardo mengatakan bahwa dirinya tengah mengupayakan timnya untuk tetap di jalur kemenangan sekali pun skuad yang diturunkan nantinya berbeda.
"Sekarang ini kami telah menemukan keseimbangan dan harus menjaganya," tuturnya di situs resmi klub.
"Kami telah memiliki indentitas yang tepat. Ketika Anda menentukan gaya bermain, Anda juga akan memilih sikap, selain dari sistem bermain itu sendiri. Dan yang saya mau adalah mempertahankan identitas ini meski saya mengganti pemain," tandasnya.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Selasa, Oktober 27, 2009
Milan Akan Terus Terapkan ‘Resep Rahasia’
Milan - AC Milan tampil luar biasa saat menjungkalkan Real Madrid dalam laga tandang Liga Champions. Ada "resep rahasia" di balik keberhasilan itu, sebuah resep yang kembali akan diterapkan tengah pekan ini di lanjutan laga Seri A.
Milan menjalani awal musim ini dengan kurang meyakinkan. Sejumlah hasil mengecewakan mereka dapatkan dalam partai yang di atas kertas seharusnya dapat mereka menangi.
Maka ketika Milan bisa menundukkan Madrid 3-2 di Santiago Bernabeu, orang jelas berdecak kagum. Rossoneri semakin terlihat oke karena beberapa hari sebelumnya juga meraih kemenangan 2-1 atas AS Roma di Seri A.
Usai Madrid, Milan masih meneruskan tren kemenangan dengan memukul Chievo 2-1 pada laga Seri A akhir pekan lalu. Laju positif ini pun akan coba diteruskan saat berkunjung ke San Paolo, markas Napoli, Kamis (29/10/2009) dinihari WIB.
"Napoli adalah tim yang bagus dengan pemain berkualitas yang bisa membuat perbedaan. Kami harus datang ke San Paolo untuk tampil baik, bermain dengan kerakter kami sendiri dan tidak meremehkan lawan," tegas bek Milan Thiago Silva di situs klubnya.
Napoli sendiri sejauh ini punya rekor apik di kandang. Dari empat laga yang sudah dijalani di markas sendiri, mereka belum pernah kalah, menang tiga kali dan seri satu kali.
"Itu tidak berarti kami nanti harus terus bertahan, tapi kami harus menyerang seperti yang kami lakukan di Bernabeu. Menyerang lawan, itulah rahasia di balik hasil yang kami petik dalam penampilan belakangan ini," ucap Silva.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Sabtu, Oktober 24, 2009
Milan Ingin Bentegodi Seperti Bernabeu
Jelang Chievo vs Milan
Verona - Stadion Marc'Antonio Bentegodi bukan apa-apa bila dibandingkan Stadion Santiago Bernabeu. Namun AC Milan tidak menghiraukan kondisi itu. Mereka akan menghadapi Bentegodi dengan sikap seperti di Bernabeu.
Stadion Marc'Antonio Bentegodi terletak di kota Verona. Stadion markas klub Seri A Chievo ini berkapasitas 39.211 tempat duduk. Sementara Stadion Santiago Bernabeu, markas klub kaya raya Real Madrid, memiliki daya tampung 80.354 bangku.
Kedua stadion tidak hanya berbeda dari jumlah kapasitas, namun juga prestasi sang empunya. Madrid adalah klub raksasa yang telah mendunia dan sarat prestasi, sementara Chievo adalah tim kecil.
Minggu (25/10/2009) waktu setempat, Milan akan melawat ke Marc'Antonio Bentegodi di laga lanjutan Seri A. Lawatan ini berlangsung beberapa hari setelah pasukan Leonardo bertarung di Santiago Bernabeu.
"Laga akhir pekan ini tentu saja berbeda bila dibandingkan dengan Bernabeu," demikian tukas gelandang Andrea Pirlo dikutip dari Soccerway.
Di stadion megah Santiago Bernabeu, Milan mampu mengatasi Madrid. Semangat yang sama masih dibawa tim Merah-Hitam ketika akan bertarung di stadion biasa-biasa saja seperti Bentegodi.
"Namun yang jadi tujuan kami tetaplah tiga poin. Kami akan bertarung di sana dengan motivasi dan keinginan yang sama seperti di Bernabeu," lanjut Pirlo.
'Setan Merah' Italia punya modal baik dalam lawatan ke Bentegodi. Dalam lima lawatan terakhir, Il Diavolo Rosso menang empat kali dan hanya sekali kalah. Selain itu, kondisi terkini Milan tengah apik menyusul dua kemenangan berturut-turut di partai resmi, yakni kontra AS Roma dan Madrid.
"Kami harus berhati-hati karena kami pernah terganjal di tangan tim-tim kecil," bek Alessandro Nesta mengingatkan.
Kewaspadaan Nesta beralasan. Selisih poin yang dimiliki Chievo dan Milan tak terpaut jauh. I Mussi Volanti saat ini berada di posisi kesepuluh klasemen sementara Seri A dengan poin 11. Sementara Rossoneri ada di urutan kedelapan dengan poin 12.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Selasa, Oktober 20, 2009
Milan Akan Tunjukkan Perbaikan Lawan Kaka
Jelang Madrid vs Milan
Milan - Melempemnya performa AC Milan di musim ini salah satunya disebabkan oleh kepergian Kaka. Kini ketika akan berhadapan langsung dengan sang pemain, Rossoneri perlu untuk menunjukkan perbaikan diri.
Kaka yang merupakan figur sentral di Milan selama tujuh tahun terakhir, hijrah ke Real Madrid di musim panas lalu. Mendesaknya kebutuhan uang menjadi alasan pihak Diavolo Rosso untuk melepas pemain internasional Brasil itu.
Imbas dari lubang yang ditinggalkan Kaka pun langsung terasa. Milan tercatat hanya dua kali menang, tiga kali seri dan dua kali kalah, sebelum akhirnya meraih tiga angka dari AS Roma dinihari tadi.
Pelatih Milan, Leonardo pun membenarkan bahwa kepergian Kaka merupakan salah satu faktor yang membuat penampilan merosot. Hal itu pun membuat ia dan pemain-pemainnya memerlukan waktu untuk adaptasi.
"Setelah penjualan Kaka kami memerlukan waktu untuk adaptasi, namun itu bukan pemakluman. Dan kami akan maju ke depan dengan tujuan kami," tuturnya di Reuters.
Dan di tengah pekan ini, Milan akan melawat ke Santiago Berbeu yang merupakan rumah baru dari Kaka. Pasukan 'Merah-Hitam' tentunya perlu untuk menjaga gengsi dengan meraih hasil terbaik selain untuk mengejar ketertinggalan angka mereka dari Los Blancos di klasemen Grup C Liga Champions.
Kaka sendiri kemungkinan besar akan bermain di laga itu. Pelatih Manuel Pellegrini bahkan sudah menyimpan pemain yang telah merangsek menjadi motor lini tengah Merengues pada saat melawan Real Valladolid di akhir pekan lalu, dengan hanya menurunkannya di pertengahan babak kedua.
Sedangkan Milan juga tengah berada dalam kondisi mental yang ciamik setelah baru saja menjungkalkan Roma.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Info selengkapnya di >> XAMthone Plus









