Jumat, Desember 23, 2011

Milan Dikabarkan Dapatkan Keita

Milan - Mulai musim depan AC Milan akan mendapat tenaga baru di lini tengahnya. Media Spanyol dan Italia mengklaim kalau Rossoneri sudah mencapai kesepakatan dengan gelandang Barcelona, Seydou Keita.

Kabar soal tercapai deal antara Keita dengan Milan pertama kali diberitakan oleh Sport.es. Dikutip oleh Football Italia, klub juara Liga Italia itu sudah mengirim Adriano Galliani untuk menuntaskan deal dengan sang gelandang, dan keduanya bahkan sudah mencapai kesepakatan verbal.

Kontrak Keita bersama Barcelona sesungguhnya baru akan habis di 2014 mendatang. Namun disebutkan ada klausul yang memperbolehkan pesepakbola asal Mali itu untuk pergi setelah menjalani kontrak selama dua tahun dan dia dapat jatah bermain minimal.

Meski sudah sepakat, Milan tak akan bisa secepatnya menggunakan tenaga pemain 31 tahun itu. Kepindahan Keita ke San Siro baru akan terjadi di musim panas nanti.

Belum ada konfirmasi dari kubu Milan maupun Barcelona terkait isu kepindahan Keita ini.

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Rabu, Desember 21, 2011

Milan Menutup 2011 dengan Kemenangan 2-0 atas Cagliari

Cagliari - AC Milan untuk sementara berhak bercokol di puncak klasemen Seri A. Menjalani pertandingan terakhirnya di tahun 2011 dengan melawat ke Cagliari, Rossoneri pulang dengan kemenangan 2-0.

Tiga poin dari laga di Stadio Sant'Elia, Rabu (21/12/2011) dinihari WIB membuat Rossoneri kini punya koleksi 34 poin. Anak didik Massimilliano Allegri unggul satu poin atas Juventus, yang baru akan bertanding malam nanti di kandang Udinese.

Hasil ini sekaligus melanjutkan tren bagus Milan dalam upaya mempertahankan gelar juara. Dalam 11 pertandingan terakhir di Seri A, Milan meraih sembilan kemenangan dan dua hasil imbang.

Gol bunuh diri Francesco Pisano membuka keunggulan Milan di menit keempat. Skor berubah jadi 2-0 setelah Zlatan Ibrahimovic menjebol gawang tuan rumah pada menit 60.

Jalannya Pertandingan

Milan lebih dulu terancam di menit awal laga. Dari sudut sempit, tendangan Thiago Ribeiro membentur sisi luar mistar gawang Cristian Abiatti.

Namun justru Milan yang lebih dulu membuka keunggulan saat laga berusia empat menit. Rossoneri malah tak harus bersusah payah menjebol gawang lawannya karena pemain Cagliari sendiri yang membuat tim tamu unggul 1-0 lewat gol bunuh diri.

Bermula dari umpan terobosan Zlatan Ibrahimovic yang mampu dikejar Robinho, pesepakbola Brasil itu kemudian berhasil melewati kiper Agazzi saat masuk kotak penalti. Umpan tarik yang dia lepaskan ke muka gawang justru dibelokkan ke dalam oleh Francesco Pisano.

Sebuah kesalahan yang dibuat Philippe Mexes nyaris membuat dia melakukan gol bunuh diri. Ancaman ke gawang Milan juga datang melalui sepakan jarak dekat Joaquin Larrivey yang dengan gemilang dihalau Abbiati, meski wasit kemudian memutuskan Larrivey dalam posisi offside.

Dalam kesempatan berikutnya Larrivey berhasil lolos dari kawalan pemain Milan dan tidak terperangkap offside, namun tandukannya masih meleset. Sementara upaya Lorenzo Ariaudo menjebol gawang Rossoneri juga masih terlalu mudah untuk diredam Abbiati.

Di awal babak kedua Robinho nyaris memperbesar keunggulan Milan. Berhasil melewati kiper Agazzi, tendangan Robinho ke arah gawang gagal menemui sasaran. Di sisi lapangan yang berbeda sepakan keras Radja Nainggolan masih bisa dijinakkan Abbiati.

Di menit 60 Milan berhasil memperbesar keunggulan melalui Ibra. Melanjutkan kerjasam dengan Robinho, Ibra berhasil melewati Michele Canini dan mendahului kiper Agazzi saat menyergap bola. Sepakan terarah mantan pemain Barcelona itu bersarang di dalam gawang dan mengubah skor jadi 2-0.

Masuk sebagai pemain pengganti, Alexandre Pato juga punya kans mencatatkan namanya di papan skor. Usai melakukan umpan satu-dua dengan Ibra, Pato menusuk masuk ke kotak penalti. Namun dia kalah cepat dari kiper Agazzi, yang keluar dari sarangnya dan mempersempit ruang tembak Pato.

Susunan Pemain

Cagliari: Agazzi; Pisano (Gozzi 79), Canini, Ariaudo (Perico 62), Agostini; Ekdal (Rui Sampaio 79), Nainggolan, Cossu; Thiago Ribeiro, Ibarbo, Larrivey

Milan: Abbiati; Bonera, Mexes, Thiago Silva, Taiwo; Aquilani, Ambrosini (Van Bommel 85), Nocerino; Boateng; Ibrahimovic, Robinho (Pato 73)

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Selasa, Desember 13, 2011

Pato Masih Akan Terus di Milan

Milan - Alexandre Pato musim ini tidak tampil dalam performa terbaiknya dan ada isu jika ia akan dijual demi mendatangkan Carlos Tevez. Tapi Adriano Galliani memastikan Pato tetap jadi bagian penting AC Milan.

Pato musim ini baru tampil sebanyak 10 kali di seluruh kompetisi dan menyumbang dua gol. Ia lebih banyak menghabiska waktu di ruang perawatan akibat cedera kambuhan di pahanya.

Meski masih termasuk salah satu striker utama Milan, namun musim ini justru 'Si Bebek' seperti membawa sial untuk Milan. Saat ia bermain, Milan cuma mampu menang dua kali, enam kali seri dan dua kali kalah.

Maka timbul isu jika Pato akan dijadikan alat tukar untuk Tevez, yang saat ini Milan tengah buru tandan tangannya. Namun Galliani pun langsung membantah isu tersebut.

Tevez diincar Milan untuk menggantikan posisi Antonio Cassano yang harus absen hingga akhir musim. Status Pato saat ini adalah striker utama bersama Zlatan Ibrahimovic dan Robinho.

"Tidak ada peluang untuk Pato pergi. Jika kami mendatangkan Tevez maka itu karena Cassano memiliki masalah yang kita semua tahu. Pato, Robinho dan Zlatan Ibrahimovic tidak tersentuh," tegas Galliani seperti dilansir Football Italia.

"Ini memang bukan momen brilian untuk dirinya, namun Pato tetaplah Pato. Dia nyaris mencetak gol setiap dua pertandingan. Tidak ada problem untuk Pato," tuntasnya.

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

NFL Sport Betting Online

Sports betting are very popular nowadays. People do sports betting for fun and also to get some money. When you choose to get involved in high value betting game, you might find that there is actually a lot of money that are betted online. You can choose amongst many betting houses online the best betting service that can accommodate your betting needs. There are many online betting for sports houses that you can find on the internet so you can access many betting options easily at the convenience of your house.

Sports betting are a big business in the US. There are many popular sports which people in the US bet for, such as NFL, NBA, house race, and many more. People bet online because online sport betting house offers greater betting value and it is so much easier to bet online rather than offline. You can always access foreign sports betting sites to join with the betting. The kind of betting games are also varied that you can choose the betting method that you prefer more easily. Online sport betting also allows people from different part of the world to join their betting house so that they can also win some money from the game bet.
Selengkapnya...

Milan Akan Terus Kejar Tevez

Milan - Hasrat AC Milan untuk mendatangkan Carlos Tevez tampaknya memang besar. Rossoneri pun menegaskan akan tetap memburu tanda tangan Tevez hingga detik-detik akhir penutupan bursa transfer musim dingin.

Sempat dikabarkan kian dekat ke Milan, kini proses negosiasi antara Milan dan Manchester City seperti jalan di tempat. Milan ingin meminjam Tevez sedangkan City hanya ingin menjual denga banderol 30 juta euro.

Jumlah yang mana Milan akui tak sanggup memenuhinya jika harus dilakukan di pertengahan musim. Maka muncul lagi isu jika klub kaya Prancis, Paris St Germain, ingin "membajak" Tevez namun hal tersebut sudah dibantah pihak PSG.

Maka kini tinggal Milan satu-satunya klub yang berpeluang mendapatkan Tevez. Namun semua kini tergantung pada bagaimana usaha Milan merayu City dan juga Tevez agar proses transfer ini segera rampung.

"Aku tahu ada pertemuan antara agen pemain dan Manchester City pagi ini, namun aku tidak tahu apa hasil pertemuan itu," tutur wakil presiden Milan, Adriano Galliani, kepada Sky Sport Italia.

Karena harus kehilangan Antonio Cassano hingga akhir musim ini, Il Diavolo Rosso tak segan-segan untuk mengerahkan tenaga penuh untuk mendapatkan pesepakbola asal Argentina itu.

"Kami akan menunggu Tevez hingga waktu-waktu akhir dari jendela transfer jika memang dia belum dibeli oleh klub lain sebelumnya," tegas Galliani.

"Tevez adalah pilihan pertama kami dan Anda tahun seperti apa posisi Milan, pemain itu dan Manchester City. Kami tahu jika pemain itu ingin bergabung - kami berharap dia tidak mengadakan kesepakatan dengan klub lain."

"Kami akan menunggu hingga pukul 18.59 pada 31 Januari untuk menuntaskan deal ini," pungkas Galliani.

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Senin, November 28, 2011

Milan Bungkam Chievo 4-0

Milan - Kemenangan meyakinkan didapat AC Milan saat menjamu Chievo Verona dalam lanjutan Liga Italia. Rossoneri menuntaskan laga dengan kemenangan telak 4-0.

Berlaga di San Siro, Senin (28/11/2011) dinihari WIB, keempat gol Milan datang di babak pertama. Zlatan Ibrahimovic mencetak dua gol masing-masing di menit 16 dan 44 sementara dua lainnya datang dari Thiago Silva (8) dan Alexanre Pato (33).

Kemenangan atas Chievo ini mengantar Diavolo Rosso naik ke posisi dua klasemen dengan nilai 24, terpaut satu dari Juventus di posisi teratas. Anak didik Masimilliano Allegri unggul selisih gol atas Udinese yang juga punya poin sama.

Jalannya Pertandingan

Milan langsung menggebrak di awal laga saat sepakan keras Ibra membentur tiang gawang di detik ke-50 pertandingan. Rossoneri pada akhirnya cuma butuh delapan menit untuk membuka rekening golnya.

Di awali pergerakan Kevin Prince Boateng di sisi kanan, dia dengan jeli melihat Thiago Silva datang dari arah belakang. Melepaslan tembakan keras dan terarah dengan kaki kanannya dari luar kotak penalti, bola yang bergulir kencang tak sampai dijangkau kiper dan masuk ke gawang.

Delapan menit setelahnya Milan berhasil menggandakan keunggulan melalui gol cantik Ibrahimovic. Berdiri di depan kotak penalti dihadang dua bek lawan, Ibra melepaskan tendangan cungkil bertenaga yang melewati kiper Sorrentino dan masuk ke gawang.

Selain mengubah kedudukan menjadi 2-0, gol ini sekaligus menjadi gol ke-100 Ibra di Liga Italia dari 196 penampilan bersama Milan, Inter dan Juventus.

Keunggulan tuan rumah bertambah saat laga masuk menit 33. Bermula dari tendangan sudut, Alberto Aquilani dapat kesempatan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Tak ada gol dari kejadian tersebut karena si kulit bundar terhadang bek lawan.

Dari situlah Pato bisa memanfaatkan keadaan. Dia merebound bola ke gawang yang kosong karena kiper Chievo sudah lebih dulu mati langkah.

Sebelum turun minum Milan dapat satu gol tambahan lagi. Skor berubah menjadi 4-0 setelah Ibra sukses mengeksekusi penalti dengan sempurna. Wasit menunjuk titik putih setelah Pato dilanggar di kotak terlarang.

Di awal babak kedua Ibra hampir saja mencetak hat-trik kalau saja tiang gawang tak menggagalkan upayanya.

Chievo bukan tanpa kesempatan di babak kedua ini. Sergio Pellissier bahkan sempat menjebol gawang Diavolo Rosso, namun wasit membatalkannya karena dia terperangkap offside.

Kesmepatan terakhir Milan menambah gol datang dari Pato setelah dia berhasil mengecoh pemain belakang Chievo. Namun sepakan yang dia lepaskan masih bisa diredam kiper Sorrentino dengan kakinya.

Susunan Pemain

Milan: Amelia; Abate, Thiago Silva, Yepes, Antonini; Aquilani, Van Bommel, Nocerino; Boateng (Emanuelson 60); Ibrahimovic (Robinho 68), Pato (El Shaarawy 77)

Chievo: Sorrentino; Frey, Cesar, Mandelli (Acerbi 23), Jokic; Luciano (Hetemaj 46), Rigoni (Vacek 60), Bradley, Sammarco; Pellissier, Thereau

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Minggu, November 06, 2011

AC Milan Tundukkan Catania 4-0

Milan - AC Milan berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Catania 4-0 di San Siro. Hasil itu menempatkan Milan di posisi ke tiga klasemen sementara Seri A.

Menjamu Catania di San Siro, Minggu (6/11/2011) malam WIB, tuan rumah berhasil mencetak dua gol di babak pertama. Dua gol Milan masing-masing disumbangkan oleh Zlatan Ibrahimovic dan Robinho.

Di babak kedua, Rossoneri menambah dua gol untuk meraih kemenangan 4-0 atas tamunya. Dua gol anak asuhan Massimiliano Allegri itu dihasilkan lewat gol bunuh diri Francesco Lodi dan satu gol tambahan dari Gianluca Zambrotta.

Hasil ini berhasil mengangkat posisi Milan ke peringkat tiga klasemen dengan 20 poin. Sedangkan Catania tertahan di posisi delapan dengan 14 poin.

Jalannya Pertandingan

Milan langsung membuka keunggulan di menit tujuh lewat titik putih. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Robinho dijatuhkan oleh David Lanzafame di kotak penalti. Zlatan Ibrahimovic yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Satu menit kemudian Catania balik mengancam lewat Alejandro Gomez. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti masih berhasil diamankan oleh Abbiati.

Robinho menggandakan keunggulan Rossoneri di menit ke-24. Berawal dari sebuah serangan balik, Robinho yang menerima umpan dari Ibrahimovic melepaskan tembakan kaki kanan yang meluncur ke pojok kanan gawang Mariano Andujar.

Unggul dua gol tak membuat Milan mengendurkan serangannya. Menit ke-25 Clarence Seedorf melepaskan tembakan dari jarak dekat namun masih bisa diselamatkan oleh Andujar. Tujuh menit kemudian giliran Robinho yang mengancam gawang Catania. Tapi tendangannya masih menyamping di kanan gawang Andujar.

Massimo Ambrosini nyaris menambah keunggulan tuan rumah di menti ke-43. Namun tandukannya menyambut umpan Seedorf berhasil diselamatkan Andujar.

Hingga babak pertama usai kedudukan tetap bertahan 2-0 untuk Milan.

Sepuluh menit babak kedua berjalan, Catania membuka peluang lewat Pablo Borrientes. Menyambut umpan terobosan Lanzafame, Borrientes melepaskan tembakan kaki kiri yang masih melayang di atas gawang Abbiati.

Millan menambah keunggulan di menit ke-69 hasil dari gol bunuh diri Francesco Lodi. Tendangan Robinho mengenai Lodi dan masuk ke gawang sendiri.

Gianluca Zambrotta mencetak gol keempat bagi Rossoneri di menit ke-72. Bola muntah hasil tendangan bebas Alberto Aquilani langsung disambar oleh Zambrotta yang berdiri bebas di depan gawang.

Hingga peluit panjang berbunyi, Catania tak mampu mencetak gol dan Milan berhasil menutup laga dengan kemenangan 4-0.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati, Abate, Bonera (Yepes 45'), Thiago Silva, Zambrotta, Aquilani, Ambrosini, Seedorf (Antonini 81'), Emanuelson, Robinho (Inzaghi 78'), Ibrahimovic

Catania: Andujar, Lanzafame (Lopez 63'), Bellusci, Legrottaglie, Spolli, Marchese, Almiron, Lodi (Delvecchio 78'), Ricchiuti (Barrientos 52'), Gomez, Bergessio

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Sabtu, Oktober 29, 2011

Video Pertandingan AS Roma vs AC Milan 2-3 (30 Oktober 2011)

Selengkapnya...

Dua Gol Ibra Bawa Milan Menang atas Roma 2-3

Roma - AC Milan berhasil meraih tiga angka dari lawatannya ke Olimpico. Zlatan Ibrahimovic mencetak dua gol dan membawa Rossoneri meraih kemenangan 2-3 atas AS Roma di Olimpico, Sabtu (29/10/2011) malam.

Kemenangan ini mebawa Milan naik ke puncak klasemen sementara Seri A dengan 17 poin. Sedangkan bagi Roma, kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat 10 dengan 11 angka.

Jalannya Pertandingan

Roma membuka peluang lewat Marco Cassetti di menit keempat. Namun tembakannya masih masih melayang di atas gawang Christian Abbiati.

Berselang tiga menit, Fabio Borini kembali menciptakan peluang untuk tim tuan rumah. Tendangan kaki kananya dari dalam kotak penalti masih bisa diselamatkan Abbiati.

Ibrahimovic akhirnya membawa Milan unggul di menit 17. Menyambut umpan Alberto Aquilani, sundulan bomber Swedia itu tak mampu dihalau oleh kiper Maarten Stekelenburg.

Roma menyamakan kedudukan di menit 28 lewat sundulan Nicolas Burdisso. Berawal dari sepakan pojok Miralem Pjanic, bek asal Argentina itu menyundul bola ke pojok kanan gawang.

Skor 1-1 hanya bertahan kurang dua menit. Milan kembali unggul melalui sundulan Alessandro Nesta, yang juga memanfaatkan sepak pojok yang dilakukan Robinho.

Babak pertama berakhir 1-2 untuk keunggulan Milan.

Dua menit babak kedua berjalan, Ibrahimovic membuka peluang untuk Milan. Namun upayanya masih berhasil digagalkan oleh Burdisso.

Roma memperoleh peluang di menit 55. Memanfaatkan umpan terobosan Daniel Osvaldo, Bojan Krkic melepaskan tendangan ke arah gawang yang masih bisa dihalau Nesta.

Miralem Pjanic nyaris membawa Roma menyamakan kedudukan di menit 57. Namun tendangan bebasnya masih berhasil ditepis oleh Abbiati.

Di menit 78 Milan memperbesar keunggulannya menjadi 3-1, lagi-lagi lewat sundulan Ibrahimovic. Roma cuma berhasil menambah satu gol lagi via Bojan di menit 87, dan mereka harus mengakhiri pertandingan sebagai pihak yang kalah.

Susunan pemain :

AS Roma: Maarten Stekelenburg; Marco Cassetti, Nicolas Burdisso, Juan (Gabriel Heinze 71'), Jose Angel; David Pizarro, Daniele De Rossi, Fernando Gago (Erik Lamela 63'); Miralem Pjanic; Pablo Daniel Osvaldo, Fabio Borini (Bojan Krkic 38')

AC Milan: Christian Abbiati; Ignazio Abate, Alessandro Nesta, Thiago Silva, Gianluca Zambrotta; Alberto Aquilani, Mark Van Bommel, Antonio Nocerino (Massimo Ambrosini 88'); Kevin-Prince Boateng ( Urby Emanuelson 66'); Zlatan Ibrahimovic, Robinho (Antonio Cassano 73')

Sumber: Detikcom
Selengkapnya...

Kamis, Oktober 27, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Parma 4-1 (27 Oktober 2011)

Selengkapnya...

Nocerino Hat-trick, Milan Gulung Parma 4-1

Milan - AC Milan terus memetik kemenangan dalam lanjutan Liga Italia. Diwarnai hat-trick yang dibuat Antonio Nocerino, Rossoneri mengungguli Parma dengan skor telak 4-1.

Di San Siro, Kamis (27/10/2011) dinihari WIB, Milan meraih kemenangan ketiganya secara beruntun di Seri A. Hasil ini menjadi menjadi indikasi telah pulihnya performa Diavolo Rosso setelah sempat tersendat di awal musim.

Adalah Nocerino yang menjadi bintang kemenangan Milan setelah dia membuat trigol ke gawang Parma masing-masing di menit 30, 32 dan periode injury time. Ini jadi kali kedua secara beruntun pemain Milan mencetak hat-trick setelah akhir pekan lalu Kevin Prince Boateng melakukannya ke gawang Lecce.

Satu gol lainnya dari Milan dibuat Zlatan Ibrahimovic pada menit 73. Sementara gol Parma tunggal datang dari Sebastian Giovinco.

Tiga poin dari laga ini membuat Milan kembali mendaki klasemen Seri A. Dengan poin 14 anak didik Masimilliano Allegri naik ke posisi lima.

Jalannya Pertandingan

Meski mendominasi penguasaan bola di menit-menit awal laga, Milan kesulitan menembus pertahanan Parma. Justru tim tamu yang mampu lebih dulu melepaskan tembakan di menit 12 saat sepakan keras Giovinco dari luar kotak penalti masih meleset dari sasaran.

Gawang Christian Abiatti kembali terancam lewat sebuah skenario tendangan sudut di menit 26. Di tiang jauh Zaccardo berhasil menanduk umpan tendangan sudut, Abiatti terlihat terkejut saat bola datang ke arahnya. Namun si kulit bundar masih membentur tubuh sang kiper dan bergulir ke luar lapangan.

Milan bukannya tanpa peluang, sebuah umpan yang dilepaskan Taye Taiwo dari sisi kiri gagal menemui siapapun di muka gawang. Dan kesalahan pemain belakang Parma di menit 30 akhirnya berujung lahirnya gol pertama Rossoneri.

Berhasil mengontrol dengan sempurna umpan panjang dari tengah lapangan, Zlatan Ibrahimovic kemudian melepas umpan ke tengah kotak penalti. Bola sepertinya akan bisa diamankan tiga pemain belakang Parma yang berkumpul di kotak penalti. Namun Nocerino berhasil mencuri kesempatan dari momen tersebut dan menceploskan bola ke dalam gawang.

Hanya butuh tiga menit bagi Nocerino untuk mencetak gol keduanya. Kali ini dia melakukannya dengan indah: melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti dan mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang yang tak sampai dijangkau kiper Antonio Mirante.

Tandukan Alberto Aquilani yang masih bisa ditepis Mirante mengawali serangan Milan di babak kedua. Gelandang pinjaman dari Liverpool itu kembali menciptakan peluang saat tembakan jarak jauhnya memaksa Mirante menjatuhkan diri demi menepis bola.

Parma sempat memiliki kesempatan melalui Sebastian Giovinco di menit 63 saat tendangan keras yang dia lepaskan masih bisa ditinju Abiatti ke luar lapangan. Sementara Rossoneri malah membuang peluang saat Ibrahimovic berhasil memperdaya kiper Mirante namun sepakannya ke arah gawang terhadang bek lawan.

Setelah Cassano juga gagal menceploskan bola di muka gawang, Milan akhirnya bisa mencetak gol ketiganya di menit 73. Memenangi duel dengan bek Parma, Ibra dengan dingin memasukkan bola ke dalam gawang saat berhadapan satu lawan satu dengan Mirante.

Di menit 77 Parma berhasil memperkecil ketinggalan. Sepakan Giovinco dari dalam kotak penalti menerobos di antara kaki Abiatti dan mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Milan setidaknya punya dua peluang emas menambah keunggulan melalui Robinho. Namun dua kali tinggal berhadapan kiper, pesepakbola Brasil itu gagal menyarangkan bola.

Di periode injury time Nocerino melengkapi performanya dalam pertandingan tersebut dengan melesakkan hat-trick. Memanfaatkan umpan dari Cassano, tandukan gelandang 26 tahun itu dari jarak dekat memberi Milan keunggulan 4-1.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate (Menez 79), Bonera, Thiago Silva, Taiwo; Aquilani (Emanuelson 73), Ambrosini, Nocerino; Boateng; Ibrahimovic (Robinho 74), Cassano

Parma: Mirante; Zaccardo, Paletta, Feltscher, Gobbi; Valiani (Biabiany 55), Morrone, Nwankwo (Jadid 61), Modesto (Pelle' 73); Giovinco; Valdes

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Minggu, Oktober 23, 2011

Video Pertandingan Lecce vs AC Milan 3-4 (23 Oktober 2011)

Selengkapnya...

Sempat Tertinggal Tiga Gol, Milan Pukul Balik Lecce 3-4

Lecce - AC Milan tampil luar biasa kala bertamu ke kandang Lecce. Sempat tertinggal tiga gol lebih dulu, Il Diavolo Rosso akhirnya mampu memukul balik tim tuan rumah 3-4.

Dalam laga di Via del Mare, Minggu (23/10/2011), Lecce langsung unggul saat laga baru berumur empat menit. Tendangan bebas Carlos Grossmuller dengan sempurna ditanduk oleh Guillermo Giacomazzi ke gawang Milan.

Tim tuan rumah menggandakan keunggulan pada menit ke-30. Pelanggaran Christian Abbiati terhadap Daniele Corvia di area terlarang berbuah tendangan 12 pas untuk Lecce. Massimo Oddo yang jadi algojo menjalankan tugasnya dengan baik.

Milan makin keteteran setelah tujuh menit kemudian gawang mereka jebol lagi. Lolos dari jebakan offside, Grossmuller langsung berhadapan dengan Abbiati dan tanpa kesulitan menaklukannya.

Hingga babak pertama usai, Milan masih tertinggal 0-3.

Pada babak kedua, anak buah Massimiliano Allegri menunjukkan semangat pantang menyerahnya. Empat menit selepas restart, Kevin-Prince Boateng berhasil memanfaatkan sebuah sepak pojok untuk menjebol gawang Lecce dengan tendangan volinya.

Cuma berselang enam menit, skor kembali memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Kali ini, sepakan keras Boateng dari luar kotak penalti menghujam gawang Lecce yang dikawal Massimiliano Benassi.

Pada menit ke-63, Milan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Dari sebuah situasi set-piece, Boateng membukukan hat-trick lewat tendangan dari sudut sempit di dalam kotak penalti.

Kemenangan Rossoneri ditentukan oleh gol Mario Yepes tujuh menit sebelum waktu normal habis. Umpan silang Antonio Cassano dari dalam kotak penalti berhasil diteruskan oleh Yepes ke gawang Lecce dengan kepalanya.

Kemenangan ini mengangkat posisi Milan ke peringkat kelima klasemen sementara dengan 11 poin dari tujuh pertandingan. Adapun Lecce ada di peringkat ke-19 dengan raihan empat angka.

Susunan pemain:
Lecce: M. Benassi, M. Oddo, N. Tomovic, A. Esposito, D. Mesbah, C. Grossmuller (A. Bertolacci 59'), J. Cuadrado (E. Ofere 81'), C. Obodo, R. Strasser, G. Giacomazzi, D. Corvia (M. Giandonato 73')

Milan: C. Abbiati, I. Abate, A. Nesta, M. Yepes, L. Antonini, M. van Bommel, M. Ambrosini (A. Aquilani 45'), A. Nocerino, Robinho (K.P. Boateng 45'), Z. Ibrahimovic, A. Cassano (S. El Shaarawy 89')

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Rabu, Oktober 19, 2011

Video Pertangdingan AC Milan vs BATE Borisov 2-0 (20 Oktober 2011)







t
Selengkapnya...

AC Milan Tuntukkan BATE 2-0 di Liga Champions

Milan - AC Milan berhasil memetik kemenangan kedua di lanjutan penyisihan Grup H Liga Champions. Tampil di depan pendukung sendiri, Rossoneri mengalahkan BATE Borisov dengan skor 2-0.

Memainkan pertandingan di San Siro, Kamis (20/10/2011) dinihari WIB, Milan sepenuhnya mendominasi pertandingan dan banyak melahirkan peluang.

Tim tuan rumah membuka skor melewati penyerangnya, Zlatan Ibrahimovic di menit 33 di mana keunggulan ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Milan berhasil menambah keunggulannya berkat gol yang dicetak oleh Kevin-Prince Boateng di menit 70 di mana skor 2-0 bertahan hingga laga usai.

Menurut situs UEFA, dengan tiga poin yang diraih, Milan memimpin klasemen Grup H dengan perolehan tujuh angka dari tiga pertandingan. Dibuntuti Barcelona yang juga memetik kemenangan atas Viktoria Plzen dengan perolehan nilai yang sama.

BATE menghuni peringkat tiga dengan nilai satu dan Plzen menempati posisi juru kunci dengan nilai satu namun kalah selisih gol.

Jalannya Pertandingan

Buruknya pertahanan BATE melahirkan peluang pertama buat Milan. Alberto Aquilani yang tengah menguasai bola mendapat kesempatan melakukan tendangan voli namun masih melambung.

Peluang lain datang dari Zlatan Ibrahimovic. Menerima operan Kevin-Prince Boateng, penyerang Swedia ini melepas tembakan dari jarak jauh yang masih melambung di atas gawang BATE.

Aquilani! Tembakan yang dilancarkan pemain Italia itu hanya bersarang di belakang jala lawan. Hampir saja berujung gol pembuka. Di kesempatan berikutnya, tendangan Taye Taiwo juga belum mengenai sasaran.

Sebuah kesalahan fatal dari Mark Van Bommel karena memberikan bola kepada Renan Bressan. Beruntung, Christian Abbiati sanggup menghentikan tembakan Bressan.

Gol! Milan memimpin 1-0. Ibrahimovic berhasil menjebol gawang BATE usai memanfaatkan bola liar yang gagal diamankan.

Ibra nyaris menggandakan keunggulan tuan rumah. Menerima umpan silang Antonio Cassano, Ibra mencungkil bola tapi melebar tipis dari gawang BATE.

Di awal babak kedua, BATE nyaris saja menyamakan kedudukan. Memanfaatkan permainan ceroboh Milan, Mateja Kezman melepaskan tembakan tapi berhasil diblok Alessandro Nesta. Bressan menyambar tapi bola sepakannya melambung tinggi.

Tekanan BATE belum berhenti. Dari dalam kotak penalti, Maksim Bordachev melakukan tendangan ke tiang jauh meski berhasil diselamatkan Abbiati lewat ujung jari-jarinya.

Robinho yang masuk menggantikan Cassano melakukan upaya. Menerima operan dari belakang, striker Brasil ini membelah pertahanan BATE dan melakukan tendangan meski hanya menghasilkan tendangan gawang.

Gol! Milan kini unggul 2-0. Setelah menerima umpan dari sisi kanan, Boateng dengan sekali kontrol melepaskan tendangan keras dan akurat dari luar kotak penalti. Bola mengenai dalam mistar sebelum masuk ke gawang BATE.

Setelah mencetak gol kedua, Milan lebih santai. BATE sempat melakukan dua kali serangan berbahaya namun gagal menghasilkan gol. Skor 2-0 untuk kemenangan Milan.


Susunan Pemain
AC MILAN: Christian Abbiati, Alessandro Nesta (Philippe Mexes 84'), Daniele Bonera, Taye Taiwo, Ignazio Abate, Mark Van Bommel, Kevin-Prince Boateng (Urby Emmanuelson 78'), Alberto Aquilani, Antonio Nocerino, Zlatan Ibrahimovic, Antonio Cassano (Robinho 62')

BATE: Alesandr Gutor, Marko Simic, Artyom Radkov, Maksim Bordachev, Aliaksandr Valadzko, Aleksandr Yurevich, Dzmitry Likhatrovich (Edgar Olekhnovich 66'), Dzmitry Baha, Artem Kontsevoy, Renan Bressan (Aleksandr Pavlov 77'), Mateja Kezman (Maksim Skavysh 72')

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Sabtu, Oktober 15, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Palermo 3-0 (16 Oktober 2011)







Selengkapnya...

AC Milan Menang atas Palermo 3-0

Milan - AC Milan akhirnya kembali memetik kemenangan. Menjamu Palermo di San Siro, Minggu (16/10/2011) dinihari WIB, Rossoneri memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil dominan di sepanjang laga. Bermain cepat dan ofensif, Alessandro Nesta dkk unggul melalui Antonio Nocerino, Robinho dan Antonio Cassano.

Ini merupakan kemenangan kedua Milan setelah menjalani tujuh laga di Seri A. Rossoneri sebelumnya cuma meraih satu kemenangan, tiga hasil imbang dan sekali kalah.

Meraih tiga poin atas Palermo membuat Milan naik ke posisi sembilan klasemen sementara dengan poin delapan. Hasil ini juga menjadi bekal bagus skuad besutan Massimiliano Allegri mengingat Milan masih dihadang badai cedera.

Jalannya Pertandingan

Kesempatan pertama datang dari Cassano yang memanfaatkan bola liar yang terpantul di kaki pemain Palermo. Memungut bola di dalam kotak penalti, sepakan Cassano saat tinggal berhadapan dengan kiper melenceng di tiang jauh.

Cassano kembali punya kesempatan di menit 18 setelah melakukan kerjasama dengan Nocerino. Namun kali ini Cassano gagal mengarahkan bola ke dalam gawang karena kiper lawan bereaksi cepat menghalaunya.

Lewat kesalahan lain yang dibuat pemain bertahan Palermo, Milan kembai punya kans. Namun sekali lagi sontekan Ibra masih melebar di tiang jauh meski sudah dalam posisi satu lawan satu dengan kiper. Di menit 28 Robinho punya dua peluang beruntun bikin gol, namun dua upaya pemain Brasil tersebut seluruhnya dihadang sang kiper.

Di menit 40 Milan akhirnya membuka keunggulan. Dalam posisi terkawal di dalam kotak penalti, Ibra jeli melihat Alberto Aquilani masuh di tiang jauh. Umpan yang dilepaskan Ibra kemudian dipamtulkan oleh Aquilani ke muka gawang dan membuat Nocerino dengan mudah menceploskan bola ke gawang.

Sepuluh menit babak kedua berjalan Milan berhasil menyamakan kedudukan. Kembali Ibra berperan dalam lahirnya gol ini saat dia melepas umpan terobosan yang membelah pertahanan Palermo, Robinho yang terlepas dan tinggal berhadapan dengan kiper tak kesulitan menceploskan bola ke gawang.

Delapan menit kemudian Cassano mencetak gol ketiga Milan. Ignatio Abate menusuk ke sisi kiri kotak penalti Abate kemudian melepaskan umpan tarik ke tengah kotak penalti. Di sana Cassano datang sambil melepaskan tembakan dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva (Bonera 34), Antonini; Nocerino, Van Bommel, Aquilani; Robinho (Emanuelson 65); Ibrahimovic, Cassano (El Shaarawy 78)

Palermo: Tzorvas; Pisano, Silvestre, Migliaccio, Mantovani; Bertolo (Acquah 74), Barreto, Della Rocca, Ilicic; Hernandez (Pinilla 65), Miccoli (Alvarez 46)

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Rabu, Oktober 12, 2011

Robinho Siap Merumput Lagi

Milan - Ditengah upayanya untuk memperbaiki performa, AC Milan diterpa angin segar. Pemain depannya, Robinho menyatakan dirinya telah bugar dan siap kembali merumput pada akhir pekan ini.

Robinho belum sekalipun tampil bersama Rossoneri di musim ini akibat dibebat cedera paha. Absennya pesepakbola Brasil itu tampaknya berpengaruh terhadap penampilan Milan.

Skuad asuhan Massimiliano Allegri itu terpuruk di urutan 15 klasemen dengan lima poin hasil lima kali bertanding. Il Diavolo Rosso menelan dua kali kekalahan dari rivalnya dalam perebutan Scudetto; Napoli dan Juventus.

Robinho akan mengawali aksinya di musim ini dengan menghadapi Palermo di San Siro, Minggu (16/10/2011) dinihari WIB.

"Well, aku bahagia dan aku telah pulih. Sekarang aku berlatih dengan skuad dan aku berharap bisa membantu tim sesegera mungkin di pertandingan selanjutnya," ucap Robinho kepada Milan Channel.

"Aku tidak pernah menderita cedera serius di dalam karierku, tapi kali ini aku mendapatkannya," imbuh eks Real Madrid dan Manchester City itu.

"Sekarang semuanya sudah berakhir dan aku tak sabar untuk melangkah ke lapangan di San Siro dan kembali menang bersama Milan," seru dia.

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Senin, Oktober 03, 2011

Dua Gol Marchisio Bawa Juve Tekuk Milan

Turin - Juventus yang tampil dominan atas AC Milan akhirnya menundukkan salah satu rivalnya itu dengan skor 2-0. Dua gol Bianconeri diciptakan oleh Claudio Marchisio di babak kedua.

Juve tampil menyerang sejak babak pertama. Hal tersebut kian ditegaskan dengan banyaknya peluang dan jumlah tendangan yang mencapai angka 20 (di mana 7 di antaranya tepat sasaran). Milan sendiri hanya mencatat empat tembakan sepanjang laga dan hanya satu yang tepat sasaran.

Setelah berbagai peluang gagal diselesaikan dengan baik, Marchisio menjadi penyelamat di akhir-akhir bakak kedua. Dua golnya di menit 86 dan 90+2, memastikan raihan tiga poin untuk tuan rumah.

Milan sendiri bermain dengan 10 orang setelah Kevin-Prince Boateng menerima kartu kuning kedua di menit 89.

Bagi Juve, kemenangan ini membawa mereka kembali ke puncak klasemen dengan koleksi nilai 11. Sementara bagi Milan, kekalahan ini belum membawa mereka beranjak dari posisi 15 dengan koleksi nilai lima.

Jalannya Pertandingan

Pada laga yang berlangsung di Juventus Stadium, Senin (3/10/2011) dinihari WIB, Juve mempreoleh banyak sekali peluang untuk mencetak gol. Namun, tak ada satu pun yang berhasil mereka manfaatkan.

Juve melepaskan 10 tembakan sepanjang babak pertama, dan empat di antaranya tepat sasaran. Bandingkan dengan Milan yang hanya melepas dua tembakan dan tak ada satu pun yang on target.

Mirko Vucinic memberikan ancaman pertama di menit ke-10. Namun bomber anyar Juve itu gagal menemui sasaran setelah sepakannya melambung tinggi. Begitu pula dengan usaha Andrea Pirlo 10 menit kemudian.

Setelah Alessandro Nesta melakukan pelanggaran di luar kotak penalti, Juve mendapatkan hadiah tendangan bebas. Sial bagi Pirlo, sepakannya mengarah tepat ke Christian Abbiati dan berhasil diblok si penjaga gawang.

Menjelang akhir babak pertama, Vucinic kembali mendapatkan kans emas. Pada menit 33, sepakannya masih bisa ditepis Abbiati. Sementara tiga menit berselang giliran tiang gawang yang menghalangi usahanya. Belum saatnya untuk Vucinic.

Juve bisa jadi menyesali banyaknya peluang yang terbuang dan Milan sendiri boleh lega. Skor sampai turun minum tetap 0-0.

Babak kedua pun masih sama. Tuan rumah begitu mudah melakukan tekanan terhadap pertahanan Milan, hanya saja semua berujung pada kegagalan.

Milan sempat mendapatkan peluang di menit 57 melalui Clarence Seedorf, tetapi sepakannya dari luar kotak penalti masih bisa diblok oleh Gianluigi Buffon.

Pada menit 69, Arturo Vidal mencoba peruntungannya dengan melepaskan sebuah tembakan, usai menerima operan matang dari Giogio Chiellini. Hasilnya? Sepakan Vidal masih tinggi melambung di atas gawang. Usahanya di menit 76 juga masih sama: belum menemui sasaran, kali ini menyamping di sisi gawang.

Ketika pertandingan tampak bakal berakhir tanpa gol, Claudio Marchisio tampil sebagai pahlawan untuk Juve. Gelandang berusia 25 tahun itu menjadi jawaban atas semua peluang Juve yang terbuang percuma sepanjang laga.

Gol tersebut berawal dari sebuah operan satu-dua di depan kotak penalti Milan, sebelum akhirnya diakhiri dengan operan kepada Marchisio. Daniele Bonera sempat berusaha menghalau bola, namun malah mengenai kaki Marchisio dan bola pun masuk ke dalam gawang Milan. 1-0 untuk Juve.

Kemenangan Juve akhirnya dipastikan di menit 90+2 melalui gol kedua Marchisio. Kali ini, tendangan volinya dari luar kotak penalti tak bisa ditangkap Abbiati, dan malah lolos melalui sela-sela kaki kiper Milan tersebut. Laga pun berakhir tak lama setelahnya.

Susunan Pemain

Juventus: Gianluigi Buffon, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, Stephan Lichtsteiner, Claudio Marchisio, Andrea Pirlo, Simone Pepe, Milos Krasic (Emmanuele Giaccherini 54), Arturo Vidal (Michele Pazienza 90), Mirko Vucinic (Alessandro Matri 88).

AC Milan: Christian Abbiati, Thiago Silva, Alessandro Nesta (Luca Antonini 71), Gianluca Zambrotta, Daniele Bonera, Mark Van Bommel, Kevin-Prince Boateng, Clarence Seedorf, Antonio Nocerino (Massimo Ambrosini 83), Antonio Cassano (Urby Emanuelson 62), Zlatan Ibrahimovic.

Selengkapnya...

Rabu, September 28, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Viktoria Plzen 2-0 (29 September 2011)





NB:
Untuk mengetahui hasil liga Champions bisa dilihat di >> Jadwal Liga Champion
Selengkapnya...

AC Milan menang 2-0 atas Viktoria Plzen Berkat Gol Ibra-Cassano

Milan - AC Milan menang 2-0 saat menjamu Viktoria Plzen di matchday kedua Liga Champions. Di San Siro, Kamis (29/9/2011) dinihari WIB gol kemenangan Rossoneri dibuat Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan sempat dibuat kesulitan oleh Plzen di babak pertama. Penampilan hebat dari kiper Marek Cech bahkan membuat Rossoneri frustrasi karena banyak peluang yang dikreasikan terhadang sang penjaga gawang.

Milan baru membuka keunggulan di menit 53, itupun melalui eksekusi pemnalti Zlatan Ibrahimovic. Sementara gol kedua dibuat Cassano di menit 66.

Kemenangan ini melanjutkan start bagus Rossoneri, yang pada laga pertama dua pekan lalu mengimbangi Barcelona dengan 2-2 di Camp Nou. Dengan The Catalans memetik kemenangan besar atas BATE, Diavolo Rosso harus puas duduk di posisi dua klasemen Grup H dengan nilai empat.

Jalannya Pertandingan

Milan nyaris kebobolan di menit-menit awal. Rossoneri beruntung Cristian Abbiati tampil luar biasa di bawah mistar gawang, dia menepis dengan jarinya bola hasil diving header yang dilakukan Marek Bakos.

Di menit kelima Milan balas mengancam saat umpan Ibra disambar Cassano dengan sepakan keras. Malang buat Milan, bola masih membentur kaki kiper Marek Cech dan gol batal tercipta.

Cech kemudian beberapa kali membuat pemain Milan frustrasi dengan penyelamatan yang dia lakukan. Salah satunya terjadi di menit 33 saat dia dengan sangat baik menghalau sepakan Ibra yang meneruskan umpan Ignasio Abate di tiang jauh.

Lima menit kemudian Ibra kembali dibuat kecewa saat sepakannya berhasil diredam Cech. Sementara semenit sebelum turun minum umpan Clarence Seedorf yang melintas di muka gawang gagal dijangkau satupun pemain Milan. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Di awal babak kedua, tepatnya menit 53 Milan akhirnya mmecah kebuntuan. Gol pertama tuan rumah bermula dari bola sepakan Ibra yang menyentuh tangan pemain Plzen, dan wasit menunjuk titik putih.

Maju sebagai eksekutor, Ibra menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Milan pun memimpin 1-0.

Sebuah kerjasama segitiga antara Seedorf, Ibra dan Cassano nyaris menambah keunggulan Milan. Namun sepakan terakhir yang dilepaskan Cassano melayang tinggi di atas sasaran.

2-0 untuk Milan! Di menit 66 Ibra dengan sempurna mengontrol bola hasil umpan panjang. Dia membuat gerakan memutar dan melepaskan umpan pada Cassano yang melepaskan tembakan dan bersarang di gawang Plzen.

Delapan menit sebelum bubaran, Plzen punya kans memperkecil ketinggalan. Namun kegagalan Michal Duris menyambar bola hasil tendangan sudut di tiang dekat membuat keunggulan dua gol Milan tak berubah.

Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate (De Sciglio 87), Nesta, Thiago Silva, Antonini (Taiwo 78); Nocerino, Van Bommel, Seedorf (Aquilani 70); Emanuelson; Cassano, Ibrahimovic

Viktoria Plzen: Cech; Rajtoral, Cisovsky, Bystron, Limbersky; Pilar (Fillo 75), Jiracek, Horvath, Kolar (Darida 91), Petrzela; Bakos (Duris 67)

Sumber: Detiksport

NB:
Untuk mengetahui hasil liga Champions bisa dilihat di >> Jadwal Liga Champion

Selengkapnya...

Minggu, September 25, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Cesena 1-0 (25 September 2011)

Selengkapnya...

AC Milan Petik Kemenangan Perdana 1-0 atas Cesena

Milan - Setelah dua hasil imbang dan satu kekalahan, AC Milan akhirnya memetik kemenangan di giornata 4. Milan menang tipis 1-0 atas Cesena.

Di San Siro, Minggu (25/9/2011) dinihari WIB, gol tunggal Rossoneri lahir di menit-menit awal pertandingan lewat Clarence Seedorf.

Hasil itu merupakan kemenangan perdana Milan di Seri A musim ini. Milan kini naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan poin lima.

Jalannya Pertandingan

Milan unggul cepat saat laga baru berjalan lima menit. Seedorf menyepak bola ke arah tiang jauh dan si kulit bundar lantas bersarang di dalam gawang Ravaglia.

Tiga menit kemudian, Abbiati dipaksa melakukan penyelamatan dari usaha Cesena menyamakan kedudukan dari sepakan Candreva.

Cesena menekan lagi pada menit 12. Mendapat ruang tembak, bidikan Mutu masih jitu dan Abbiati mampu mengamankan bola.

Penyelamatan Abbiati dari umpan silang Candreva pada menit 21 sebaliknya kurang oke. Untung buat Milan, Martinez gagal meneruskan bola.

Milan gantian nyaris menjebol gawang lawan pada menit 24. Seedorf mengirim umpan berbahaya ke arah gawang Cesena, meski Yepes gagal menuntaskannya dengan baik.

Peluang lain untuk Milan hadir pada menit 37. Usai melewati pemain lawan, Abate mengirim umpan potensial ke arah gawang Cesena, tetapi Cassano tidak kuasa menyambut bola.

Peluang untuk Seedorf pada menit 61. Bola berpindah dari Abate ke Cassano kemudian Seedorf yang melepaskan tembakan yang menghantam mistar.

Enam menit kemudian Cassano mengklaim penalti untuk Milan usai dijatuhkan Rodriguez. Tapi wasit tak sependapat.


Susunan Pemain:

MILAN: Abbiati; Abate, T.Silva, Yepes, Taiwo (Zambrotta 52'; Nocerino, Van Bommel, Seedorf; Emanuelson; Cassano (Inzaghi 82'), El Shaarawy (Aquilani 66')

CESENA: Ravaglia, Rodriguez, von Bergen, Rossi (Colucci 79'), Comotto, Martinez (Ghezzal '45), Parolo, Guana, Martinho, Mutu, Candreva (Eder 45')

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Rabu, September 21, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Udinese 1-1 (22 September 2011)




Selengkapnya...

AC Milan Ditahan Imbang Udinese 1-1

Milan - AC Milan masih belum juga bisa meraih kemenangan pertama di Seri A. Menjamu Udinese, Rossoneri harus puas dengan hasil seri 1-1.

Di San Siro, Kamis (22/9/2011) dinihari WIB, Milan bahkan harus ketingalan duluan lewat gol Antonio Di Natale pada menit 39. Milan baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 64 lewat Stephan El Shaarawy, yang di babak pertama masuk menggantikan Pato.

Hasil ini membuat Milan masih tanpa kemenangan di tiga partainya dan cuma memetik dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Udinese sementara itu untuk kali pertama tertahan setelah di dua partai sebelumnya meraih kemenangan.

Jalannya Pertandingan

Udinese memimpin pada menit 39. Gol tidak lepas dari kesalahan Christian Abbiati mengantisipasi bola umpan silang yang tidak bisa ia jinakkan dengan sempurna.

Akibat kesalahan Abbiati tersebut, Antonio Di Natale langsung menyergap kesempatan emas yang ada dan mengirim bola ke dalam gawang Milan.

Kesigapan Abbiati lantas diuji lagi, kali ini oleh Pablo Armero. Tapi sepakan keras Armero kini bisa dimentahkan Abbiati.

Milan nyaris menyamakan skor pada menit 41. Dari tendangan bebas Clarence Seedorf mengirim bola yang tidak bisa dihadang siapapun, meski akhirnya kandas di tiang gawang.

Umpan tajam dari Seedorf ke kotak penalti disambut Cassano usai lolos dari jebakan offside. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Cassano pada menit 57 itu masih bisa diblok.

Milan menyamakan skor pada menit 64. Cassano memberikan bola ke Stephan El Shaarawy yang berada di sebelah kanannya. El Shaarawy lantas menggiring bola sebelum melepaskan tembakan jitu ke tiang jauh.

Sepuluh menit berselang, Giampiero Pinzi nyaris saja menjebol gawang Milan. Kali ini bola bisa dihalau sebelum melintasi garis gawang setelah sempat membentur tiang.

Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta (Inzaghi 84); Nocerino, Van Bommel, Seedorf; Aquilani (Emanuelson 69); Cassano, Pato (El Shaarawy 21)

Udinese: Handanovic; Benatia, Danilo, Domizzi, Basta; Isla (Abdi 84), Badu, Asamoah, Armero; Torje (Pinzi 62), Di Natale

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Minggu, September 18, 2011

Video Pertandingan Napoli vs AC Milan 3-1 (19 September 2011)

Selengkapnya...

AC Milan Dibantai Napoli 3-1 Lewat Hat-trick Cavani

Napoli - AC Milan menelan kekalahan dengan skor 1-3 saat melawat ke Napoli. Meski sempat unggul lebih dulu, Rossoneri dipaksa menyerah setelah Edinson Cavani menjebol gawang mereka tiga kali.

Berkaga di Stadion San Paolo, Senin (19/9/2011) dinihari WIB, Milan unggul lebih dulu melalui Alberto Aquilani. Namun sang juara bertahan akhirnya harus puas pulang tanpa meraih satupun poin setelah Cavani tiga kali merobek jala mereka.

Kekalahan ini menjadi awal buruk buat Milan dalam upayanya mempertahankan titel juara. Pada pertandingan pertama di kandang sendiri pekan lalu, Diavolo Rosso dipaksa bermain imbang 2-2 saat menjamu Lazio.

Sementara untuk Napoli, ini menjadi kemenangan kedua mereka di awal musim, setelah sebelumnya menundukkan Cesena juga dengan skor 3-1. Partenopei kini berdiri di puncak klasemen bersama Juventus, Udinese, Cagliari, Genoa dan Catania yang meraih dua kemenangan di dua laga pertama.

Jalannya Pertandingan

Milan lebih dulu memiliki inisiatif membangun serangan. Dan upaya tersebut membuahkan hasil saat mereka sudah unggul ketiga laga baru berjalan 12 menit.

Adalah Alberto Aquilani yang menjebol gawang tuan rumah. Diving header-nya meneruskan umpan Antonio Cassano bersarang di tiang jauh tanpa bisa dihalau kiper De Sanctis.

Namun tak sampai 60 detik Napoli berhasil membalas melalui Cavani. Bermula dari tendangan bebas yang masih bisa dihalau pemain bertahan Milan, bola jatuh di sisi kanan kotak penalti tepat di mana Cavani berada. Tembakan keras sang striker meluncurkan bola ke dalam gawang.

Napoli kemudian mampu membalikkan keadaan di menit 37 melalui serangan balik. Walter Gargano berlari dari depan kotak penaltinya dan terus menusuk hingga jatung pertahanan Milan.

Saat tiba di muka kotak penalti Abiatti dia mengoper bola pada Cavani yang masuk dari sisi kiri. Dengan sekali sepakan bertenaga, si kulit bundar melesak masuk ke gawang Milan di tiang dekat. Napoli 2 Milan 1.

Tak lama berselang Milan punya kans menyamakan kedudukan. Mendapat umpan dari Cassano, Aquilani lolos dari kawalan bek lawan dan tinggal berhadapan dengan kiper. Malang buatnya, bola yang dia sepak masih bisa dihalau De Sanctis.

Di awal babak kedua, tepatnya menit 51, Cavani melengkapi hat-tricknya. Memanfaatkan bola mental dari kaki Alesandro Nesta, striker berjuluk El Matador itu melepaskan tendangan yang mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Melalui Pato, Milan nyaris memperkecil ketinggalannya. Namun 'Si Bebek' gagal menanduk bola yang diumpan Casano ke arah sasaran, si kulit bundar melayang tinggi dan cuma membuahkan tendangan gawang.

Tak ada gol tambahan tercipta hingga wasit menyudahi laga. Skor akhir, Napoli 3 Milan 1.

Susunan Pemain

Napoli: De Sanctis; Campagnaro, Cannavaro, Aronica; Maggio, Inler, Gargano, Dossena (Zuniga 78); Hamsik (Dzemaili 65), Lavezzi (Pandev 81); Cavani

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Bonera (Antonini 65); Nocerino, Van Bommel (Emanuelson 65), Aquilani (El Shaarawy 77); Seedorf; Pato, Cassano

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Rabu, September 14, 2011

Komentar Pato Soal Gol Cepatnya ke Gawang Barcelona

Barcelona - Alexandre Pato mencetak salah satu gol tercepat di Liga Champions saat AC Milan melawat ke Barcelona. Gol itu disebutnya tercipta berkat insting, saat melihat ada ruang terbuka di lini pertahanan lawan.

Milan berhasil mencuri satu poin dari lawatan ke Barcelona, Rabu (14/9/2011) dinihari WIB. Rossoneri lebih dulu menghentak melalui Pato setelah dia berhasil menjebol gawang tuan rumah di detik ke-24.

Gol-gol lain yang dibuat Pedro Rodriguez, David Villa dan Thiago Silva akhirnya memaksa laga berakhir 2-2. Dan satu hal yang kemudian jadi banyak perbincangan usai pertandingan tersebut tentu saja gol yang dilesakkan Pato.

Soal gol cepat dan sprint-nya yang berhasil membelah pertahanan Barca, Pato menyebut kalau dia cuma bekerja berdasarkan insting. Saat melihat ada celah terbuka, dia langsung menyerbu masuk.

"Sesaat setelah kick off, saya melihat celah dan saya masuk ke sana. Barcelona adalah klub yang kuat, jadi kami sangat gembira dengan hasil ini," sahut Pato seperti diberitakan Football Italia.

"Sangat sulit untuk bermain dan kami harusnya bisa lebih lama menguasai bola. Pada akhirnya, saat Antonio Cassano ditarik, saya terisolir di depan. Beruntung Thiago Silva mencetak gol dan memberi kami gol penyama yang layak kami dapat. Sekarang kami bisa menatap Seri A dan Napoli," lanjut pesepakbola 22 tahun itu.

Kemampuan Pato melakukan sprint di awal laga diakuinya banyak dipengaruhi kondisi fisik yang cukup baik. Soalnya dia cuma bermain 10 menit saat Rossoneri diimbangi Lazio 2-2 akhir pekan lalu.

"Semua pemain merasa lelah, tapi saya cuma bermain 10 menit menghadapi Lazio di hari Jumat, jadi saya tidak bermasalah dengan kondisi kebugaran," tuntas Pato.

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Video Pertandingan Barcelona vs Milan 2-2 (14 September 2011)




Selengkapnya...

AC Milan Tahan Barcelona 2-2 Berkat Gol Telat Silva

Barcelona - Kemenangan Barcelona yang sudah di depan mata akhirnya buyar di masa injury time. Gol Thiago Silva akhirnya memaksa Los Cules bermain imbang 2-2 dengan AC Milan.

Dalam laga yang dihelat di Camp Nou, Rabu (14/9/2011) dinihari WIB, Milan unggul lewat gol cepat Alexandre Pato di detik 23. Barca kemudian menyamakan kedudukan lewat Pedro Rodriguez.

David Villa membawa timnya unggul di awal babak kedua. Hingga akhirnya gol Silva sukses mengantarkan Milan pulang dengan satu poin.

Dengan hasil ini membawa kedua tim memimpin Grup H setelah laga lainnya antara Viktoria Plzen dan BATE Borisov juga berakhir imbang, dengan skor 1-1.

Jalannya pertandingan

Baru 24 detik laga berjalan Milan sudah unggul. Dari bola kick off, Pato menguasai bola dan berlari membelah pertahanan Barca sebelum menceploskan bola melewati sela kaki Victor Valdes.

Tersengat gol cepat itu Barca mulai mengurung pertahanan Milan dan menerapkan permainan tiki-taka.

Di menit ke-12 mendapat bola hasil umpan sundulan Seydou Keita, David Villa di tiang jauh melepaskan tembakan sambil dibayangi Gianluca Zambrotta dan bola pun menyasar di sisi gawang Christian Abbiati.

Semenit kemudian giliran Lionel Messi yang mencoba peruntungannya. Tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti dilepaskan tapi bola berhasil ditepis Abbiati.

Pato kembali jadi momok bagi pertahanan Barca di menit ke-16 kala ia dikawal tiga pemain lawan. Melihat Kevin Prince Boateng bebas, Pato mengumpan dan Boateng mengeksekusi bola tersebut namun sayang melayang jauh di atas mistar.

Pada menit 30 kerjasama Messi dan Alves berhasil menembus pertahanan Milan. Messi melepaskan tembakan ke sudut sempit gawang namun Abbiati bisa menepisnya.

Pedro akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan bagi Barca di menit 36. Diawali kerja keras Messi melewati hadangan 3-4 pemain Milan dan begitu memasuki kotak penalti, dikirimkan bola ke tiang jauh dan dengan mudah Pedro menyontek bola ke jala Abbiati.

Xavi di penghujung babak pertama mencoba lewat sepakan jarak jauh tapi masih melebar di sisi gawang Milan.

Pada menit 47 tembakan keras Xavi dari jarak jauh masih bisa ditepis Abbiati

Villa! Empat menit selepas restart, Barca mendapat free kick dari jarak 25 yard dan Villa dengan dingin melepaskan bola ke pojok kanan atas gawang Abbiati. Barca berbalik unggul 2-1.

Setelahnya Barca beberapa kali menciptakan peluang namun masih mentah di barisan pertahanan Milan.

Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar setelah pada masa injury time ketika korner Clarence Seedorf disambut tandukan Silva yang menjebol gawang Valdes.

Skor akhir laga ini 2-2.

Susunan pemain

Barcelona: Valdes; D Alves, Mascherano, Busquets, Abidal; Keita (Puyol 67), Xavi, Iniesta (Fabregas 39); Villa (Afellay 83), Messi, Pedro

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Nocerino, Van Bommel (Aquilani 77), Seedorf; Boateng (Ambrosini 33); Cassano (Emanuelson 61), Pato

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Selasa, September 13, 2011

Get Money from Betting

People like sport very much whereas sport itself has become the important thing in life. Sport can make people in better condition. For health, sport makes people can live longer and stay away from any diseases. People can do any sports to keep their healthy whereas they cannot do anything when they are sick. The other benefit of sport is people can earn money from it whereas they can do it through betting. The popularity of sport has made it as the international sport which will compete internationally and there will many prizes for the winner.

Because of many teams join the match which is held to win the prizes; people make it as good opportunity to make business in sports betting. From it, people will make prediction about the result of the match whereas it will decide who will the winner of the match. For people who are really love their team, it will be so easier to decide that because they are already known about their beloved team capabilities deeply.

One of the teams which have many supporters and pay for them in betting is NBA whereas it is one of the favorites sport in the United States. So, it is good opportunity for you to get additional money which can be used in your life.
Selengkapnya...

Jumat, September 09, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Lazio 2-2 (10 September 2011)




Selengkapnya...

Milan Ditahan Lazio 2-2

Milan - Juara bertahan AC Milan mengawali Seri A dengan hasil kurang memuaskan. Sempat tertinggal dua gol, Rossoneri hanya mampu memaksakan hasil imbang 2-2 dengan Lazio

Bermain di depan pendukungnya di San Siro, Sabtu (10/9/2011) dinihari WIB, Lazio unggul dua gol dalam tempo 21 menit lewat Miroslav Klose dan Djibril Cisse.

Kemudian duet Milan di lini depan, Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano menyamakan kedudukan hingga akhir babak pertama. Setelanya tak ada lagi gol yang tercipta meski Il Diavolo Rossi mendominasi jalannya laga.

Jalannya pertandingan

Klose membawa Lazio unggul lebih dulu di menit 12. Diawali umpan Stefano Mauri ke kotak penalti, Klose yang menerima mengecoh Alessandro Nesta sebelum menceploskan bola ke jala Christian Abbiati.

Lima menit setelahnya Milan nyaris kebobolan lagi. Diawali miskomunikasi antara Nesta dan Gennaro Gattuso di lini pertahanan, Djibril Cisse merebut bola dan melepaskan sepakan yang masih bisa diamankan Abbiati.

Bola rebound nyaris dikonversi jadi gol oleh Klose andaikan Daniele Bonera tak menghalaunya.

Mauri kembali mengarsiteki gol kedua Lazio di menit 21 dan kali ini diselesaikan oleh Cisse lewat sebuah sundulan menyusul crossing Mauri dari sayap kanan. Milan tertinggal 0-2.

Milan memperkecil ketertinggal di menit ke-28 saat umpan Alberto Aquilani dengan baik diterima Antonio Cassano di kotak penalti setelah lolos dari jebakan offside. Umpan dikirim ke depan gawang dan Ibra dengan mudah menyontek bola ke dalam jala Lazio.

Tak sampai lima menit setelahnya Cassano mencetak gol penyama kedudukan memanfaatkan korner Kevin-Prince Boateng lewat sundulannya.

Lazio berpeluang unggul kembali setelah umpan Abdoulay Konko mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti pada menit ke-36. Sayang tembakan Hernanes masih melebar dari sasaran.

Dua menit setelah restart Cassano punya kesempatan mencetak gol namun bola hasil tendangannya masih melebar.
Begitupun peluangnya di menit ke-63 ketika menerima umpan Ibra di tiang jauh, bola masih menerpa tiang gawang Albano Bizzarri.

Satu menit setelahnya Cassano kembali membahayakan pertahanan Lazio. Pergerakannya di sayap kiri dituntaskan umpan ke Boateng namun tembakan Boateng masih tepat di pelukan Bizzarri.

Lima menit sebelum bubaran Ibra yang menerima umpan terobosan sambil dikawal satu pemain Lazio, berhasil masuk hingga area 16 meter sebelum melepaskan tembakan yang masih bisa dihadang Bizzarri.http://www.blogger.com/img/blank.gif

Susunan pemain

Milan: Abbiati, Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Van Bommel 18'), Ambrosini, Aquilani (Nocerino 68'); Boateng (Pato 76'); Ibrahimovic, Cassano

Lazio: Bizzarri; Konko, Biava, Dias, Zauri; Ledesma, Brocchi; Cissè, Hernanes (Matuzalem 85'), Mauri (Lulic 81'); Klose (Gonzalez 68')

Sumber: Detiksport

Untuk mengetahui hasil lengkap liga Italia, silahkan lihat di >> Hasil dan Klasemen Liga Italia
Selengkapnya...

Minggu, September 04, 2011

Milan Glorie Lumat Indonesia All Star 5-1

Jakarta - Diwarnai empat gol yang dicetak oleh Serginho, tim AC Milan Glorie tampil mendominasi Indonesia All Star Legend. Milan Glorie pun mereguk kemenangan telak 5-1.

Pertandingan persahabatan antara Milan Glorie kontra Indonesia All Star ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (4/9/2011). Sebagian hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk kegiatan kemanusiaan.

Milan mencetak gol pertama dalam pertandingan ini di menit 12. Dari tendangan Christian Lantignotti yang ditepis kiper Hendro Kartiko, bola rebound dicocor Serginho jadi gol.

Tujuh menit berselang, Serginho kembali mengoyak gawang Hendro. Kali ini, bek sayap asal Brasil itu menanduk bola yang dikirim oleh Lantignotti dari sayap kanan.

Dua menit menjelang turun minum, Serginho mencetak gol ketiga buat dirinya sendiri dan Milan Glori. Kali ini, Serginho dengan mudah menyontek bola dari mulut gawang meneruskan umpan Alessandro Costacurta.

Di babak kedua, tepatnya di menit 61, Milan Glorie mencetak gol keempat. Dida, yang aslinya adalah kiper tetapi dipasang sebagai striker, menanduk masuk si kulit bundar menyambut umpan Daniele Massaro.

Milan mengubah skor jadi 5-0 di menit 69. Serginho mencetak gol keempat atas namanya dengan sebuah tendangan mendatar yang gagal dijangkau kiper Indonesia All Star, Hermansyah.

Di menit 75, Indonesia All Star membuang peluang emas melalui penalti ketika eksekusi Ponaryo Astaman ditepis kiper Massimo Taibi. Penalti diberikan akibat Rochy Putiray dilanggar Roque Junior di kotak penalti.

Indonesia All Star mendapat gol hiburan di menit 85. Adalah Ricky Yakob yang sukses merobek jala Taibi dengan tendangan voli dari dalam kotak penalti meneruskan umpan Kurniawan Dwi Yulianto.

Susunan pemain
Milan: Dida, Roque Junior, Costacurta, Baresi, Stefano Nava, Lentini, Eranio, Christian Lantignotti, Giunti, Serginho, Papin.

Indonesia: Hendro Kartiko, Ricky Yacobi, Yeyen Tumena, Jaya Hartono, Ponaryo Astaman, Aji Santoso, Bima Sakti, Charis Yulianto, Ansyari Lubis, Rochy Putiray, Widodo CP.

Sumber:Detiksport
Selengkapnya...

Kamis, Agustus 25, 2011

Drawing Liga Champions 2011-2012- Barca dan Milan Satu Grup

Monako - Juara bertahan Barcelona terundi satu grup dengan AC Milan dalam drawing fase grup Liga Champions musim 2011/2012. Di Grup A, Bayern Munich masuk grup berat bersama Villarreal, Manchester City, dan Napoli.

Proses pengundian di Monako, Kamis (25/8/2011) malam WIB, melibatkan sejumlah nama tenar di jagad sepakbola. Mereka antara lain mantan pemain terbaik dunia Luis Figo, legenda Bayern Munich Paul Breitner, legenda Manchster United Sir Bobby Charlton, legenda Belanda Ruud Gullit, dan legenda Jerman Lothar Matthaeus.

Barca dan Milan akan beradu kekuatan di Grup H. Namun, mereka kemungkinan besar tak akan kesulitan untuk lolos dari fase grup karena dua tim lain yang menghuni grup ini adalah tim yang relatif lemah, BATE Borisov dan Viktoria Plzen.

Hasil undian Liga Champions yang paling menarik justru ada di Grup A. Bayern Munich, yang tengah mencoba mengembalikan kejayaannya di Eropa, akan ditantang klub kaya Manchester City. Selain mereka, masih ada Villarreal dan Napoli yang berpotensi menghadirkan kejutan.

Finalis musim lalu, Manchester United, masuk grup yang relatif ringan. The Red Devils mungkin cuma harus bekerja keras kala bertemu Benfica. Dua lawan lainnya, Basel dan Otelul Galati, di atas kertas masih satu level di bawah kampiun Premier League itu.

Hasil undian lainnya yang menarik adalah Grup D. Real Madrid, yang menjalani musim keduanya bersama Jose Mourinho, lagi-lagi harus bertemu Olympique Lyon, lawan yang sudah tidak asing lagi bagi mereka. Mereka akan ditemani Ajax Amsterdam dan Dinamo Zagreb.

Hasil drawing grup Liga Champions 2011/2012:

Grup A
Bayern Munich
Villarreal
Manchester City
Napoli

Grup B
Inter Milan
CSKA Moskow
Lille
Trabzonspor

Grup C
Manchester United
Benfica
Basel
Otelul Galati

Grup D
Real Madrid
Olympique Lyon
Ajax Amsterdam
NK Dinamo Zagreb

Grup E
Chelsea
Valencia
Bayer Leverkusen
Genk

Grup F
Arsenal
Olympique Marseille
Olympiakos
Borussia Dortmund

Grup G
Porto
Shakthar Donetsk
Zenit St. Petersburg
APOEL Nicosia

Grup H
Barcelona
AC Milan
BATE Borisov
Viktoria Plzen

Sumber: Detiksport

Untuk informasi siaran langsung pertandingan Liga Champions silahkan lihat di >> Jadwal Liga Champions
Selengkapnya...

Aquilani Resmi Gabung Milan

Milan - Alberto Aquilani kini sudah resmi jadi pemain AC Milan. Il Diavolo Rosso mendatangkan pemain berusia 27 tahun ini dengan status pinjaman dari Liverpool.

Kesepakatan peminjaman ini diumumkan oleh Liverpool di situs resminya. Meski melepas Aquilani dengan status pinjaman, The Reds tetap memberi opsi kepada Rossoneri untuk membeli mantan gelandang AS Roma itu, yang diperkirakan berharga sekitar 6 juta euro.

"Liverpool FC sudah mencapai kesepakatan untuk Alberto Aquilani untuk bergabung ke AC Milan dengan status pinjaman selama satu musim. Kesepakatan ini termasuk pilihan untuk mempermanenkannya." demikian keterangan Liverpool.

Direktur sepakbola Liverpool, Damien Comolli, berharap Aquilani bisa sukses di Milan.

"Sepanjang seluruh proses, satu-satunya keinginan dia adalah untuk bermain sepakbola dan dia mengutamakan hal ini di atas pertimbangan-pertimbangan lain dan dengan biaya pribadi untuk dirinya sendiri," ujar Comolli.

"Kami berharap dia sukses pada musim mendatang," katanya.

Aquilani dikabarkan akan menerima gaji sebesar 2 juta euro pada musim pertamanya di Milan. Kalau masih bertahan di Milan pada musim berikutnya, gajinya akan naik menjadi 2,5 juta euro.

Sumber: Detiksport


smf.wikispam.de


brandonbeemer


softsource


xihapark


reeftalk


bobcarrolldrums


ninja250thailand


getzwebhosting


newyoungtravel


heidibriones


gonatural


ladausa


stoogepie


lazycamera


lvsrt


needforspeed


minibuggy


joy-in-motion


trancepleme


gadgetgobble

Selengkapnya...

Minggu, Agustus 21, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Juventus 2-1 (Trofeo Berlusconi 2011)




Selengkapnya...

Tundukkan Juve 2-1, Milan Juara Trofeo Berlusconi

Milan - AC Milan sukses memenangi Trofeo Berlusconi, Senin (22/8/2011) dinihari WIB. Menghadapi Juventus, Milan menang tipis dengan skor 2-1.

Milan unggul 2-0 di babak pertama lewat Kevin-Prince Boateng dan Clarence Seedorf, sebelum Juve memperkecilnya di babak kedua melalui sepakan Mirko Vucinic.

Milan tampil relatif dominan pada laga ini dan akhirnya sukses memenangi Trofeo Berlusconi mereka yang ke-12. Namun, kemenangan ini harus disertai dengan cederanya tiga pemain mereka, yakni Boateng, Taye Taiwo, dan Alessandro Nesta.

Jalannya Pertandingan

Pada laga yang berlangsung di San Siro ini, Milan unggul ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit. Umpan silang Ignazio Abate dari sisi kanan, diselesaikan dengan sangat cantik oleh Boateng.

Boateng yang berdiri di sisi kiri dan tidak terkawal, menyambut umpan Abate dengan tendangan voli kaki kanan. Bola meluncur deras ke tiang jauh dan tak mampu dijangkau oleh Gianluigi Buffon.

Gol kedua kemudian lahir pada menit 22, menyusul sebuah pelanggaran di depan kotak penalti Juventus. Seedorf maju menjadi eksekutornya.

Lewat sebuah sepakan kaki kanan, bola melewati pagar betis, melengkung, sebelum akhirnya mengenai tiang dan masuk ke dalam gawang Juventus. Buffon kembali terdiam melihat bola masuk ke dalam jalanya.

Juventus punya kans bagus di menit 28 untuk memperkecil ketertinggalan. Sial bagi mereka, tendangan keras Claudio Marchisio dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang.

Sedikit petaka datang untuk Milan ketika Boateng, yang tampil impresif di babak pertama, tampak mengalami cedera di bagian lututnya. Ia pun ditarik keluar pada menit 30 dan digantikan oleh Mathieu Flamini.

Sepuluh menit sebelum babak pertama selesai, Antonio Cassano mendapatkan kesempatan bagus melalui sebuah tendangan bebas. Namun, eksekusinya melambung di atas mistar gawang Juve.

Babak pertama akhirnya berakhir dengan keunggulan dua gol tanpa balas untuk Milan.

Di awal babak kedua, Andrea Pirlo melepaskan tendangan keras terarah ke gawang Milan. Usahanya ini kemudian gagal setelah tendangannya diblok oleh Christian Abbiati.

Barulah di menit 56 Juve mempertipis kedudukan menjadi 1-2. Operan Pirlo kepada Alessandro Del Piero diteruskan nama terakhir kepada Mirko Vucinic melalui umpan terobosan.

Vucinic yang masih dikawal satu pemain Milan berhasil melepaskan sontekan kaki kanan ke tiang jauh. Bola pun melewati Abbiati dan akhirnya masuk ke dalam gawang Milan.

Juve terus menekan. Pada menit 67, Del Piero memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Tapi, sepakan kaki kanannya dari dalam kotak penalti masih bisa digagalkan oleh Abbiati.

Kerjasama antara Cassano dan Gianluca Zambrotta di menit 79 diteruskan Zambrotta dengan operan kepada Flamini. Namun, sepakan Flamini masih mengenai De Ceglie dan hanya menghasilkan sepak pojok. Para pemain Milan melakukan protes dan mengklaim bahwa bola mengenai lengan De Ceglie sebelum meninggalkan lapangan--wasit mengatakan tidak.

Dua menit berselang, Milos Krasic melakukan serbuan ke kotak penalti Milan. Namun, dengan sigap Abbiati berhasil menghadangnya. Peluang Juve gagal lagi.

Milan mendapatkan peluang lagi di menit 86. Kali ini tendangan kaki kiri Kingsley Boateng melengkung ke arah gawang Juve, namun akhirnya masih membentur tiang gawang.

Hingga laga berakhir, skor 2-1 tetap tak berubah.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate (Oddo 89), Nesta (Rodrigo 57), Bonera, Taiwo (Zambrotta 48); Gattuso (K Boateng 66), Ambrosini, Seedorf (Antonini 85); Emanuelson, K-P Boateng (Flamini 30); Cassano.

Juventus: Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Chiellini, De Ceglie (Ziegler 85); Pirlo, Marchisio (Pazienza 73); Krasic (Quagliarella 85), Vucinic, Matri (Del Piero 43), Vidal (Pasquato 54).

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Sabtu, Agustus 06, 2011

Video Pertandingan AC Milan vs Inter 2-1 (Piala Super Italia 2011)




Selengkapnya...

AC Milan Kalahkan Inter Milan 2-1 di Piala Super Italia

Beijing - AC Milan Menang 2-1 atas Inter Milan dalam pertandingan Piala Super Italia. Gol-gol Il Diavolo Rosso dicetak oleh Ibrahimovic dan Kevin-Prince Boateng.

Bertanding di Stadion Sarang Burung, Sabtu (6/8/2011), Inter lebih dulu mengancam pada menit kelima. Umpan Samuel Eto'o diteruskan oleh Sneijder dengan sepakan yang masih belum menemui sasaran.

Semenit kemudian, Milan gantian menekan. Menerima umpan dari Zlatan Ibrahimovic, Robinho melepaskan tembakan yang masih melenceng dari gawang Julio Cesar.

Kebuntuan pecah pada menit ke-22. Tendangan bebas Sneijder melengkung melewati pagar betis dan masuk ke gawang Christian Abbiati. Milan 0, Inter 1.

Gawang Abbiati kembali terancam pada menit ke-35. Namun, sepakan Ricky Alvarez dari dalam kotak penalti masih melambung.

Milan nyaris menyamakan skor beberapa saat kemudian. Sial buat Ibrahimovic, sundulannya masih menerpa mistar. Hingga turun minum, Inter tetap unggul 1-0.

Kedudukan sama kuat pada menit ke-58 setelah Milan menyamakan kedudukan. Gol ini diawali penetrasi Clarence Seedorf di kotak penalti usai menerima umpan Robinho. Seedorf kemudian melepas umpan silang ke mulut gawang. Sambil menjatuhkan diri, Ibrahimovic menyundul bola ke gawang kosong karena Cesar sudah meninggalkan sarangnya.

Milan berbalik unggul 11 menit kemudian. Dari sebuah proses serangan balik, Pato melepaskan tembakan yang tak bisa dijangkau Cesar, tapi masih mengenai mistar. Kevin-Prince Boateng datang dan menyambar bola rebound. Milan memimpin 2-1.

Susunan pemain:
MILAN: Abbiati, Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta, Gattuso (Ambrosini 75'), Van Bommel, Seedorf, Boateng, Robinho (Pato 61'), Ibrahomivic

INTER: Julio Cesar; Ranocchia, Samuel, Chivu; Zanetti, Thiago Motta, Stankovic (Pazzini 74'), Obi; Alvarez (Faraoni 63'), Sneijder, Eto'o

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Rabu, Agustus 03, 2011

Milan-Fiorentina Negosiasikan Montolivo

Milan - AC Milan belum berhenti mencari pemain demi memperkuat skuadnya musim depan. Satu nama yang kini tengah dinegosiasikan untuk dibawa ke San Siro adalah Riccardo Montolivo.

Soal negosiasi antara Milan dengan Fiorentina terkait Montolivo, kabar tersebut dikonfirmasi oleh agen sang pemain. Mantan kapten La Viola itu memang tengah tersedia di bursa transfer setelah memutuskan menolak memperpanjang kontraknya yang berakhir 2012.

"Ya, itu benar. Kedua klub sudah melakukan kontak," sahut sang agen yang bernama, Giovanni Branchini seperti diberitakan Gazzetta dello Sport dan dikutip dari Football Italia.

Negosiasi Milan dengan Fiorentina untuk mendatangkan Montolivo melanjutkan upaya Rossoneri mencari pemain tengah. Terlepas dari isu soal Mr. X, klub juara Liga Italia itu sempat juga membuka kans mendatangkan Alberto Aquilani dari Liverpool.

"Sekarang semua ada di tangan Fiorentina untuk memutuskan apa yang akan dilakukan. Kami sudah membuat keputusan, yakni tidak memperpanjang kontrak Viola, tapi kami tidak menekan mereka untuk meninggalkan Viola sekarang juga," lanjut Branchini.

Terancam akan kehilangan Montolivo tanpa mendapat uang sepeser pun jika tidak menjualnya musim panas ini, Fiorentina diyakini akan membanderol gelandang berusia 26 tahun itu dengan harga 12 juta euro (sekitar Rp 142,9 miliar)

Montolivo sendiri seperti sudah tidak diinginkan oleh Fiorentina. Menyusul keputusan menolak kontrak baru, ban kaptennya dicopot dan dia dapat cemoohan dari fans.

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Rabu, Juli 27, 2011

Audi Cup: Kalah di Adu Penalti, Milan Juru Kunci

Munich - Kembali lewat adu penalti AC Milan menelan kekalahan. Dalam perebutan posisi ketiga Audi Cup, Rossoneri kalah dengan skor 2-4 atas Internacional.

Milan sesungguhnya tampil lebih dominan dalam laga di Allianz Arena, Kamis (28/7/2011) dinihari WIB. Namun keunggulan tersebut gagal mereka tuntaskan menjadi kemenangan meski sempat dua kali unggul.

Zlatan Ibrahimovic membuka keunggulan Rossoneri di awal laga sebelum disamakan Damiao di menit 23. Pada babak kedua Milan kembali unggul melalui Alexandre Pato untuk kembali disamakan menjadi 2-2 oleh Andres D'Alessandro.

Di periode adu penalti tak satupun dari penendang Milan berhasil merobek gawang lawan. Sementara eksekutor-eksekutor International dua kali merobek gawang Diavolo Rosso.

Kekalahan ini membuat Milan jadi juru kunci di turnamen Audi Cup. Pada pertandingan pertama kemarin skuad besutan Massimiliano Allegri kalah adu penalti atas tuan rumah Bayern Munich.

Jalannya Pertandingan

Laga baru berjalan tiga menit saat Ibra berhasil membawa Milan unggul 1-0. Mendapat umpan dari Robinho yang menusuk di sisi kanan kotak penalti, sontekan striker Swedia itu membawa timnya unggul cepat.

Namun keunggulan Milan tersebut berhasil dipatahkan saat laga masuk menit 23. Menyongsong umpan mendatang yang disodorkan dari sisi kanan, Leandro Damiao mengalahkan barisan pertahanan Milan dan Cristian Abbiati untuk mengarahkan bola ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 1-1.

Di awal babak kedua Milan kembali menekan pertahanan lawannya. Peluang kembali unggul terbuka di menit-menit awal saat Ibra memungut bola di depan gawang menyusul kesalahan pemain lawan.

Si kulit bundar dia umpan pada Robinho yang dengan jeli melihat kedatangan Pato di tiang jauh dan menyodorkan bola pada striker berjuluk 'Si Bebek' itu. Punya peluang besar bikin gol, sepakan keras pato dari jarak dekat ternyata cuma membentur mistar. Bola kemudian mental ke luar lapangan setelah membentur kiper Internacional.

Milan kembali dalam posisi memimpin di menit 59. Bermula dari umpan satu-dua antara Robinho dengan Ibra yang membuat sang pesepakbola Brasil bisa berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Namun Robinho kemudian memilih melepas umpan pada Pato yang dalam posisi bebas dan dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang.

Dalam posisi unggul Milan melakukan banyak perubahan, dengan salah satunya menarik Ibra dan menggantinya dengan Cassano. Keputusan ini membuat lini depan Milan kehilangan taji dan bisa dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Internacional.

Masuk lapangan sebagai pemain pengganti, Andres D'Alessandro berhasil menjebol gawang Flavio Roma. Dia memenangi duel dengan bek lawan saat merebound bola yang mental usai diblok Thiago Silva. Gol di menit 80 tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Skor tersebut bertahan hingga menit 90 dan langsung dituntaskan melalui adu penalti. Malang buat Milan, keempat eksekutor pertamanya seluruhnya gagal mencetak gol.

Sepakan Mattia Valoti, Casano dan Pato berhasil diblok kiper, sementara upaya Oddo mentah oleh tiang gawang. Dari kubu Internacional cuma Glaydson yang eksekusinya dihadang Roma, sementara D'Alessandro dan Nei sempurna menendang penalti.

Susunan Pemain

Internacional: Renan; Glaydson, Bolívar, Dalton, Fabrício (Kleber 86); Wilson Matias, Élton (Nei 67), Zé Mário, João Paulo; Gilberto (Roggia 30), Leandro Damião (D’Alessandro 67)

Milan: Abbiati (Roma 46); Zambrotta (Oddo 78), Thiago Silva, Yepes, Antonini; Gattuso (Valoti 66), Ambrosini (Emanuelson 78), Seedorf; Robinho (Boateng 66); Pato, Ibrahimovic (Cassano 66)

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...


Info selengkapnya di >> XAMthone Plus

Jadwal AC Milan

Tunggu update siaran langsung di KompasTV

Video Terakhir

AC Milan vs Lazio 3-1

Pengikut

Informasi Menarik

Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all