Milan - Dapat tekanan hebat menyusul rangkaian hasil buruk yang diterima AC Milan, Leonardo mengaku punya formula baru. Mampukah Rossoneri bangkit saat menyambangi Atalanta, tim yang belum pernah menang musim ini?
Hasil buruk terakhir yang didapat Milan adalah saat mereka dipermalukan FC Zurich di kandang sendiri pada matchday II Liga Champions. Itu merupakan bagian dari rangkaian performa mengecewakan Diavolo Rosso di awal musim ini setelah sebelumnya diimbangi klub promosi Bari dan kalah telak atas Inter Milan.
Peluang Milan untuk meraih kemenangan pertamanya sejak 20 September lalu terhitung besar meski malam nanti harus melawat ke Atalanta. Soalnya skuad besutan Antonio Conte itu adalah salah satu dari tiga klub yang belum sekalipun meraih kemenangan di musim ini, menderita empat kekalahan dan dua kali imbang.
Demi mempersiapkan meraih tiga poin itulah Leonardo mengaku sudah mempersiapkan formula baru. Beberapa opsi strategi sudah disiapkan pelatih muda itu demi membawa Milan kembali ke jalur kemenangan.
"Kami mencoba beberapa alternatif taktik, tapi tak ada yang benar-benar berubah, mempertimbangkan seluruh pemain sudah bersama untuk jangka waktu yang panjang dan saling mengetahui satu sama lain," ungkap Leonardo di Football Italia.
Untuk kali kesekian pria Brasil itu juga mengklaim kalau Milan telah mengalami kemajuan. Sambil menyangkal kalau masalah fisik jadi kendala terbesar Milan, Leonardo juga membantah isu soal hubungan yang kurang baik dengan Silvio Berlusconi terkait pemilihan skuad yang dimainkan.
"Tim ini sudah menemukan tempo yang sesuai, mengembangkan sisi pertahanan dan yang terpenting adalah kami bisa meningkatkan kecepatan dalam membangun serangan balik. Saya tak berpikir kalau masalah kami adalah fisik."
"Saya selalu berbicara dengan Berlusconi dan besok dia akan menelepon saya untuk menentukan starting XI," seloroh Leonardo.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Sabtu, Oktober 03, 2009
Leonardo Punya Formula Baru Buat Milan
Jumat, Oktober 02, 2009
Marco van Basten Mungkin Latih Milan Januari 2010
Milan - Marco van Basten menyangkal kabar bakal datang ke AC Milan dalam waktu dekat. Tapi lewat agennya, dia membuka kemungkinan mensuksesi Leonardo pada Januari 2010 mendatang.
Leonardo dapat tekanan hebat menyusul hasil buruk yang didapat Milan di sepanjang awal musim ini. Total cuma tiga kemenangan didapat Rossoneri dari delapan laga kompetitif yang sudah dilalui dengan jumlah gol yang cuma lima dan kemasukan delapan.
Hasil imbang atas klub promosi Bari akhir pekan kemarin dan ditambah dengan kekalahan saat menjamu FC Zurich di Liga Champions makin membuat isu pemecatan Leonardo mengemuka. Meski mantan pemain Milan di era 1990-an itu mengaku tak peduli dengan nasibnya, rumor kedatangan pelatih baru di San Siro terus berhembus.
Salah satu nama yang santer diberitakan bakal jadi bos baru Massimo Ambrossini cs adalah mantan pemain Rossoneri lainnya, Marco van Basten. Orang Belanda itu sebelumnya sempat jadi kandidat bos baru Milan saat Carlo Ancelotti angkat kaki ke Chelsea, namun petinggi klub kemudian menjatuhkan pilihan pada Leonardo.
Van Basten sendiri kini dalam kondisi menganggur setelah terakhir membesut Ajax Amsterdam musim lalu. Hal mana membuat kabar kepulangannya ke Milan kembali bergulir.
"Saya hanya bisa menyangkal rumor terkait Milan sudah melakukan pendekatan dengan Marco Van Basten secara pribadi. Untuk saat ini Marco tak tertarik dengan posisi sebagai pelatih setelah meninggalkan Ajax Juni lalu," ungkap sang agen, Perry Van Overeem seperti diberitakan Football Italia.
Basten menolak Milan? Ternyata tidak juga. Peluang mantan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Diavolo Rosso itu untuk kembali masih sangat besar. Namun itu baru memungkinkan terjadi di Januari tahun depan.
"Dia masih memikirkan masa depan dan mungkin hanya akan mau memulai lagi mempertimbangkan pekerjaan baru pada bulan Januari," pungkas Overeem.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels: Gosip, Marco van Basten, pelatih ac milan
Kamis, Oktober 01, 2009
Mekipun Dipecat Leonardo Tak Peduli
Milan - Kekalahan atas FC Zurich membuat Leonardo dapat cemoohan dari Milanisti. Meski posisinya kini makin tak aman sebagai pelatih AC Milan, suksesor Carlo Ancelotti itu mengaku tak peduli.
"Jika saya bisa mengulang waktu, saya akan menerima kembali pekerjaan ini. Saya mencintai Milan dan saya sama sekali tak khawatir dengan diri saya sendiri saat ini," ungkap Leonardo usai Milan menderita kekalahan atas FC Zurich di matchday II Liga Champions.
Setelah serangkaian hasil tak memuaskan di kompetisi domestik, kekalahan di Liga Champions membuat posisi Leonardo makin terjepit. Sejak resmi menangani Rossoneri, pelatih 40 tahun itu cuma bisa memetik tiga kemenangan di delapan laga kompetitif. Dalam jumlah tersebut, cuma tiga gol dibukukan Milan.
"Yang jadi perhatian saya adalah apa yang bisa kami dilakukan sebagai klub, memfokuskan diri pada pekerjaan dan menyadari kalau ini adalah hasil yang negatif," lanjut suksesor Carlo Ancelotti itu.
Mantan pemain Milan di era 1990-an itu sebelumnya juga dituduh bersikap terlalu lunak pada pemain-pemainnya. Sangkaan tersebut muncul lantaran beberapa anggota skuad Milan saat ini adalah mantan rekannya saat masih aktif bermain dulu.
"Saya punya cara sendiri untuk bekerja, meski saya baru menjalaninya selama tiga bulan. Saya marah pada pemain di ruang ganti, tapi saya menjaganya tetap di sana...Kami punya pertandingan Seri A lalu istirahat untuk jeda laga internasional. Itu akan membatu kami untuk bekerja, melakukan pengorganisasian ulang dan tetap bersatu," pungkasnya menyiratkan optimisme.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels: Leonardo, pelatih ac milan
Info selengkapnya di >> XAMthone Plus









