Milan - Butuh tiga bulan buat Jan Klaas Huntelaar untuk akhirnya mencetak gol pertama buat AC Milan. Penantian dan kesabaran striker berjuluk Hunter itu membuahkan hasil saat dua gol injury time-nya mengantrol Rossoneri ke posisi dua klasemen.
Huntelaar diboyong Milan dari Real Madrid pada Agustus lalu dengan harga sekitar 15 juta euro. Dia didatangkan sebagai jawaban atas minimnya stok pemain depan Rossoneri sepeninggal Kaka dan Filipo Inzaghi yang diangap sudah renta.
Perjuangan Huntelaar di San Siro, seperti kemudian diketahui banyak orang, jauh dari mudah. Sebagai striker yang sangat diharapkan menjadi pengumpul gol dia tak mampu memenuhi ekspekatsi tersebut.
Di sembilan pertandingan pertamanya dalam seragam "Merah Hitam" dia sama sekali tak menunjukkan status sebagai striker papan atas karena tak sekalipun bikin gol. Baru di pertandingan ke-10 dinihari tadi dia menjawab semua penantian akan dirinya.
Hebatnya, striker 26 tahun itu langsung bikin dua gol yang menjadi penentu kemenangan 2-0 Milan atas Catania. Dua gol yang dibuat Huntelaar di masa injury time tersebut juga dibuatnya dengan berkelas, yang pertama dari tendangan keras kaki kiri sementara yang kedua setelah dia dengan cerdik mencungkil bola tanpa melihat.
"Saya bekerja keras untuk bisa bermain dan mencetak gol, jadi saya sangat gembira akhirnya bisa meraihnya dan saya harap kondisinya akan terus membaik. Semua bergembira untuk saya dan merayakan bersama, jadi saya sangat merasa menjadi bagian dari grup ini," ungkap Huntelaar di Football Italia.
Karena performanya yang buruk, Huntelaar sempat ramai dikabarkan bakal hengkang di bursa transfer musim dingin mendatang. Namun top skorer Liga Belanda musim 2003/2004, 2005/2006 dan 2007/2008 itu kembali menegaskan kalau dirinya masih mau memberi bukti lain buat Diavolo Rosso.
"Saya sudah bilang pada semua orang di klub kalau saya akan berjuang di sini dan malam ini adalah momen yang spesial. Awalnya sulit, kami tidak bermain bagus, begitu juga saya. Tapi saya bekerja keras dan semoga ini bisa menjadi titik balik," demikian pungkas pemilik 25 caps dan donasi 14 gol bersama timnas Belanda itu.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Senin, November 30, 2009
Huntelaar Masih Seorang ‘Pemburu’
Labels: Klaas-Jan Huntelaar
Minggu, November 29, 2009
Video Pertandingan Catania vs Milan 0-2 (November 2009)
Huntelaar bikin dua gol di menit2 terakhir sehingga Milan menang atas tuan rumah Catania 2-0 dalam lanjutan liga Italia Serie A November 2009.
Selengkapnya...
Labels: Video Pertandingan
Dua Gol Perdana Huntelaar Menangkan Milan atas Catania
Catania - AC Milan naik ke posisi dua klasemen sementara setelah menundukkan Catania dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Rossoneri diborong Jan Klaas Huntelaar saat laga masuk masa injury time.
Bertanding di Stadio Angelo Massimino, Senin (30/11/2009) dinihari WIB, Milan dipaksa bekerja keras sebelum memastikan didapatnya tiga poin. Andrea Pirlo dkk baru bisa mencetak gol pertama di menit 93 lewat Huntelaar dan gol kedua dua menit berselang dari nama yang sama.
Inilah gol pertama yang dicatatkan Huntelaar buat Milan sejak dia dibeli dari Real Madrid musim panas lalu dengan harga sekitar 15 juta euro. Striker Belanda yang selama ini kalah bersaing dengan Marco Borriello dan Filipo Inzaghi itu masuk lapangan sebagai pemain pengganti di menit 83.
Tambahan tiga poin mengantar Rossoneri menggusur Juventus dari posisi dua klasemen dengan poin 28. Bianconeri gagal dapat poin setelah pada pertandingan sebelumnya ditundukkan Cagliari 0-2.
Jalannya pertandingan
Melalui dua tendangan Clarence Seedorf Milan mencoba menggedor pertahanan tamunya di menit 17 dan 19. Sementara tendangan bebas Ronaldinho di menit 21 juga tak membuahkan banyak hasil karena keburu dihalau barisan pertahanan tuan rumah.
Meski menguasai jalannya pertandingan, Milan tak pernah benar-benar memiliki peluang bersih. Anak asuh Leonardo lebih sering mengandalkan tendangan jarak jauh yang terbukti tidak efektif.
Sementara di kubu Catania, serangan yang dibangun juga tak banyak membuahkan hasil. Kondisi ini membuat laga paruh pertama berkesudahan sama kuat 0-0.
Di awal babak kedua gantian Alexandre Pato yang punya beberapa kesempatan menebol gawang tuan rumah yang dikawal Mariano Andujar. Namun striker Brasil itu juga gagal mengarahkan bola ke dalam gawang, tendangannya di menit 50 dan 52 meleset karena melayang terlalu tinggi.
Setelah peluang yang dimiliki Nicolás Spolli bisa diantisipasi Dida dengan mudah di menit 71, Leonardo menarik keluar Borriello dan memasukkan Inzaghi. Keputusan tersebut terbukti tepat karena Si Kurus langsung menebar ancaman lewat tendangan kerasnya yang diblok Matias Auguste Silvestre dan membuatnya sempat terkapar beberapa saat.
Tak mau pulang tanpa membawa hasil, Milan menambah daya gempurnya dengan memasukkan Huntelaar dan menarik Flamini. Pergantian inilah yang kemudian memberi efek positif pada Milan.
Tiga menit masa injury time berjalan, Huntelaar mendapat umpan ke arah belakang dari Inzaghi. Sepakan keras kaki kiri mantan pemain Ajax Amsterdam itu sesungguhnya mengarah tepat ke kiper, namun bola yang mengalir deras tak terhadang untuk masuk ke gawang.
Dua menit berselang Striker yang sempat diisukan bakal hengkang karena tak dapat tempat utama itu kembali membuktikan ketajamannya. Kali ini dari tepi kotak penalti dia mencungkil bola melewati kiper Andujar dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Info selengkapnya di >> XAMthone Plus
