Minggu, Januari 24, 2010

Inter Kalahkan Milan 2-0 Dalam Derby Della Madonnina

Milan - Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas AC Milan dalam derby della Madonnina. Inter sendiri harus menuntaskan laga dengan dua pemain dikartu merah.

Gol kemenangan Inter masing-masing dibuat di setiap paruh pertandingan. Yang pertama dibuat Diego Milito saat pertandingan baru 10 menit berjalan, sebelum Goran Pandev memantapkannya di babak kedua.

Akan tetapi, kemenangan tersebut juga ditandai dengan sepasang kartu merah untuk pemain Inter. Setelah Wesley Sneijder diusir pada menit 26, di menit akhir giliran Lucio yang harus pergi dini.

Kemenangan ini sendiri membuat Inter kian kokoh di puncak klasemen Seri A dengan angka 49 dari 21 laga. Milan sementara itu tetap di posisi dua dengan selisih sembilan angka dari Inter, kendati punya satu laga lebih banyak.

Jalannya Pertandingan

Inisiatif serangan diambil Inter sedari dini. Tendangan voli Wesley Sneijder pada menit empat bahkan sempat bikin deg-degan kubu Milan meski bola hanya membentur tiang.

Pada menit sembilan, Sneijder kembali memiliki peluang. Tapi kali ini giliran kiper Dida yang mementahkan usahanya.

Inter akhirnya unggul saat pertandingan memasuki menit 10. Dari sodoran bola Goran Pandev, Ignazio Abate tak kuasa menghalau bola yang malah bisa dikuasai Diego Milito. Tanpa ampun, dia mengirim bola melewati Dida.

Pertandingan memanas menjelang setengah jam. Dimulai dengan kartu kuning untuk Lucio yang dinilai diving oleh wasit, Sneijder lantas memberikan tepuk tangan ke arah wasit atas keputusan tersebut.

Pengadil lapangan tampaknya menilai sikap Sneijder itu bersifat sarkastis dan mengganjarnya dengan kartu merah. Sneijder dan kubu Inter jelas tak terima dengan keputusan tersebut.

Jose Mourinho tampak mencak-mencak di tepi lapangan, Walter Samuel juga sibuk memprotes keputusan wasit. Namun, wasit sudah memutuskan dan pertandingan jalan terus tanpa Sneijder.

Dua menit memasuki babak kedua, Milan langsung memiliki kesempatan menyamakan kedudukan. Dari sebuah tendangan bebas, David Beckham mengirim bola yang dibuang Milito untuk berbuah sepak pojok. Dari tendangan penjuru, Clarence Seedorf menanduk bola dan memaksa Julio Cesar menyelamatkan gawangnya.

Pada menit 58, Beckham melepaskan umpan silang. Marco Boriello berusaha memanfaatkan setelah berhasil memenangi duel kontra Lucio tapi arahnya belum tepat.

Inter menambah keunggulan pada menit 65. Gol lahir dari tendangan bebas Pandev yang masuk ke gawang Milan tanpa bisa ditahan Dida. Inter 2, Milan 0.

Pada menit akhir, Milan mendapat penalti dan Lucio dikartu merah. Ronaldinho jadi eksekutor namun gagal menyelesaikan peluang berkat penyelamatan Julio Cesar. Skor 2-0 tetap untuk Inter.


Susunan Pemain:

Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Santon; Zanetti, Cambiasso, Muntari (Cordoba 87); Sneijder, Milito (Balotelli 80), Pandev (Thiago Motta 67)

Milan: Dida; Abate, Thiago Silva, Favalli, Antonini (Jankulovski 76); Gattuso (Seedorf 46), Pirlo, Ambrosini (Huntelaar 80); Beckham, Borriello, Ronaldinho

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Senin, Januari 18, 2010

Video Pertandingan Milan vs Siena 4-0 (17 Januari 2010)

Selengkapnya...

Milan Bantai Siena 4-0 Berkat Hat-trik Ronaldinho

Milan - AC Milan terus memberikan tekanan pada Inter Milan di puncak klasemen. Menjamu Siena di San Siro, Minggu (17/1/2010) malam WIB, Rossoneri memetik kemenangan 4-0 lewat hat-trick Ronaldinho.

Milan mendapat keuntungan besar saat menjamu Siena menyusul kartu merah yang didapat kiper lawan saat pertandingan masuk menit 10. Kondisi tersebut dimaksimalkan oleh anak didik Leonardo dengan menciptakan empat gol yang tiga di antaranya dilesakkan Ronaldinho serta satu lainnya dari Marco Borriello.

Inilah kemenangan ketiga Milan secara beruntun yang membuat rekor mereka di awal 2010 ini bertahan di angka 100%. Dengan 40 angka yang kini dikumpulkan, Andrea Pirlo dkk terpaut enam poin atas Inter di posisi teratas, yang pada laga kemarin diimbangi Bari 2-2.

Karena masih punya satu pertandingan sisa, Milan bahkan bisa merapatkan jaranya dengan Nerazzurri tinggal menjadi tiga poin saja.

Buat Siena, ini merupakan kekalahan ke-14 mereka di sepanjang musim ini. Tak dapat poin membuat klub tersebut makin terjerembab di dasar klasemen dengan total 12 angka di kumpulkan.

Jalannya Pertandingan

Di depan pendukungnya sendiri, Milan, yang masih belum diperkuat Alexandre Pato, menjalani laga dengan penuh percaya diri. Di menit tiga mereka nyaris membuka keunggulan melalui Ronaldinho, yang sepakannya usai menerima umpan dari Ignazio Abate.

Milan dapat berkah besar di menit 10 menyusul pelanggaran yang dilakukan kiper Gianluca Curci terhadap Marco Borriello. Selain wasit menunjuk titik putih, kartu merah juga dilayangkan sang pengadil buat kiper Italia berusia 24 tahun itu.

Mengorbankan Mato Jajalo , pelatih Alberto Malesani memasukkan kiper cadangannya Gianluca Pegolo. Langsung dihadapkan pada tendangan penalti, Pegolo salah membaca eksekusi yang diambil Ronaldinho. Milan unggul 1-0.

Punya keunggulan jumlah pemain, Rossoneri menguasai penuh jalannya pertandingan. Di menit 17 tandukan Borriello menyongsong crossing Abate masih melayang jauh.

Meski banyak ditekan, Siena tetap mampu menebar ancaman di muka gawang Dida. Setelah akselerasi pertamanya dengan sangat baik dihadang Thiago Silva, upaya kedua Massimo Maccarone yang menari-nari di daerah pertahanan Milan berakhir dengan tendangan yang melayang di atas mistar.

Namun dua menit setelah peristiwa tersebut, Milan akhirnya benar-benar bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Di sisi kiri lapangan, Andrea Pirlo jeli melihat Borriello yang berlari secara diagonal melepaskan umpan cungkil buat sang striker. Mendapat makanan empuk, meski dalam sudut sempit, Borriello melepaskan tendangan voli yang merobek gawang tim tamu. Gol cantik di menit 28 tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Nyaris tak ada yang berubah di paruh kedua laga dengan Milan terus mendominasi lawannya. Ronaldinho masih menjadi motor, kreator serta otak permainan tuan rumah dengan aksi-aksi individu serta umpan terukurnya.

Salah satu aksi Dinho yang nyaris menambah gol Milan terjadi di menit 57 ketika akselerasi individunya masih bisa ditepis oleh kiper Pegolo. Pesepakbola Brasil itu akhirnya melesakkan gol keduanya, dan yang ketiga buat Milan di menit 71.

Gol kedua Dinho tersebut tercipta dari skenario tendangan sudut yang diambil David Beckham. Bola yang mengarah ke tengah kotak penalti dijangkau Dinho dengan kepalanya dan dilesakkan ke dalam gawang untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Unggul cukup jauh membuat Leonardo memasukkan Filippo Inzaghi dan menarik Borriello. Pergantian tersebut sama sekali tak mengurangi ketajaman lini depan Milan, meski yang kemudian mencetak gol keempat masih Ronaldinho.

Gol penutup tersebut tercipta di menit 89. Sukses melewati seorang bek lawan, Dinho melepaskan sepakan ke arah sudut kanan atas gawang tanpa bisa dihalau kiper Siena.

Susunan Pemain

Milan: Dida, Thiaguinho, Alessandro Nesta (Giuseppe Favalli '56), Luca Antonini, Ignazio Abate, Andrea Pirlo, Mathieu Flamini (Marek Jankulovski '45), Ivan Gennaro Gattuso, Ronaldinho, Marco Borriello (Filippo Inzaghi '78), David Beckham

Siena: Gianluca Curci, Jardim Gonçalo Brandão, Claudio Terzi, Cristiano Del Grosso (Garofalo '65), Aleandro Rosi (Emanuele Calaiò '72), Albin Ekdal, Paul Codrea, Andrea Rossi, Simone Vergassola, Massimo Maccarone, Mato Jajalo (Gianluca Pegolo '11)

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...


Info selengkapnya di >> XAMthone Plus

Jadwal AC Milan

Tunggu update siaran langsung di KompasTV

Video Terakhir

AC Milan vs Lazio 3-1

Pengikut

Informasi Menarik

Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all